Breaking News:

UPDATE Kasus Aborsi di Padang, Polresta Padang Sudah Periksa 7 Saksi

Polresta Padang periksa sejumlah saksi terkait kasus tindak pidana aborsi dan mengedarkan farmasi tanpa resep dokter.

TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir saat memperlihatkan bukti gambar janin yang dikeluarkan secara paksa serta diperlihatkan oleh Kasat Reskrim dan Kanit Reskrim Polresta Padang, Senin (15/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Polresta Padang periksa sejumlah saksi terkait kasus tindak pidana aborsi dan mengedarkan farmasi tanpa resep dokter.

Saat ini, diketahui Polresta Padang telah mengamankan sebanyak 6 pelaku, yang terdiri dari 1 pasangan yang menjual obat, dan 2 pasangan.

"Aborsi masih proses sampai saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi," kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Pengakuan Penjual Pil Aborsi di Padang, Berawal Orang Minta Tolong karena Jarak Anak Terlalu Rapat

Kata dia, saat ini pihaknya telah memeriksa 7 saksi.

Sebelumnya, Polresta Padang sudah mengamankan pasangan suami istri berinisial I (50) dan S panggilan W (50) yang menjual obat-obatan keras di Apotek Indah Farma.

Apotek Indah Farma berlokasi di Jalan Ksatria Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Baca juga: Dugaan Praktik Aborsi di Padang, Ratusan Pil Obat Tradisional dan Minyak Papua Jadi Barang Bukti

Selanjutnya diamankan 2 pasangan yang diduga telah melakukan aborsi menggunakan obat-obatan keras tanpa resep dokter.

Pasangan tersebut berinisial AHS (20) dan ND (20), selanjutanya pasangan FS (20) dan AS (25).

Pelaku diamankan pada Kamis tanggal 11 Februari 2021, dan saat ini telah dilakukan penahan di Polresta Padang. (*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved