Breaking News:

70 Persen Nakes di Kota Padang Sudah Divaksinasi, Vaksinasi Lanjutan Sesuai Anjuran Pusat

Plt Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan vaksinasi tenaga kesehatan atau nakes di Padang mencapai 70 persen.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
ISTIMEWA
Sebanyak 52 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) usia lebih 60 tahun (Lansia) ikuti program vaksinasi Covid-19 di Aula Gedung Adminstrasi RSUP Dr M Djamil Padang, Kamis (11/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Plt Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan vaksinasi tenaga kesehatan atau nakes di Padang mencapai 70 persen.

"Vaksin nakes sudah tahap dua, kalau tidak salah lebih 70 persen nakes di Padang sudah divaksin," kata Hendri Septa, Kamis (25/2/2021).

Hendri Septa mengatakan vaksin tenaga kesehatan ini sudah memasuki tahap penyuntikan kedua.

Baca juga: Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 untuk Penyandang Disabilitas, Program Nasional

Baca juga: Vaksinasi untuk Pedagang Pasar, Disdag Kota Padang Lakukan Pendataan Pedagang

Baca juga: Pj Gubernur Sumbar Minta Percepatan Vaksinasi, Awal Maret 2021 Berlanjut ke Tahap Kedua

Menurutnya, setelah vaksin nakes selesai, penerima vaksin selanjutnya disesuaikan dengan anjuran pemerintah pusat, pelayanan publik.

Dengan divaksinasi, akan terbentuk herdimunity untuk mengantisipasi penularan kasus covid-19.

"Kita berupaya nantinya vaksin tenaga kesehatan sesuai dengan jadwalnya, nanti vaksin selanjutnya bulan Maret kita sesuaikan dengan pemerintah pusat," kata Hendri Septa.

Baca juga: 52 Nakes Lansia Divaksinasi Covid-19 di RSUP M Djamil Padang, dr Firman: Baik-baik Saja

Baca juga: 3.061 Nakes di Kota Padang Sudah Divaksinasi, Dinkes Padang: 43 Orang Tahap Dua

Baca juga: Baru 28 Persen Nakes di Padang yang Terima Vaksin, Hendri Septa: Vaksinasi Bertahap Sampai Maret

Hendri Septa menambahkan, Pemko Padang juga akan mengevaluasi pembelajaran tatap muka pasca ditemukan kasus positif Covid-19 di sekolah.

Walaupun ditemukan kasus Covid-19, namun masih bisa dikendalikan, tidak semuanya tertular Covid-19.

Menurutnya, pembelajaran tatap muka akan tetap dilakukan dengan protokes kesehatan yang ketat.

"Pembelajaran tatap muka kita didukung oleh semua pihak, termasuk Rektor UNP," kata Hendri Septa.

Baca juga: Belum Semua Nakes di Sumatera Barat Mendapatkan Vaksinasi Covid-19, Ini Alasannya

Baca juga: Kemenkes Upayakan Swab Antigen di Puskesmas, Jubir Vaksinasi Covid-19: Akurasi Samai PCR Swab

Baca juga: Kesaksian Nakes di Padang Setelah Vaksinasi, Pegal-pegal Sebentar, Setelah Masa Observasi Hilang

Hendri Septa menambahkan, pembelajaran tatap muka sangat penting bagi siswa SD dan SMP, untuk memudahkan mereka menerima pembelajaran.

Ia juga mengingatkan orang tua, menjaga anak-anaknya sepulang dari sekolah.

"Walaupun rumahnya dekat, tetap harus dijemput orang tuanya, untuk menjaga supaya tidak berkeliaran saat Covid-19," tambahnya. (*)
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved