Breaking News:

Kekeringan di Kota Padang, Warga Kelurahan Batang Arau Ambil Air dari Masjid

Kekeringan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sangat dirasakan dampaknya warga di sejumlah kelurahan, seperti halnya Lilis Aritin (44), warga Kel

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Warga Kelurahan Batang Arau Lilis Aritin (44) saat ditemui, Rabu (24/2/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kekeringan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sangat dirasakan dampaknya warga di sejumlah kelurahan, seperti halnya Lilis Aritin (44), warga Kelurahan Batang Arau.

Penjual kebutuhan sehari-hari di Batang Arau ini mengaku kekeringan sudah terjadi sebulan lalu, dan semakin parah seminggu belakangan.

Sehari-hari, Lilis Aritin menggunakan air sumur yang dinaikan dengan pompa air untuk kebutuhan aktivitas keluarganya.

Baca juga: Dampak Kemarau di Kota Padang Meluas, BPBD Padang Pantau 7 Titik Kekeringan Dalam 3 Kecamatan

Baca juga: Sejumlah Wilayah di Padang Kekeringan, BPBD Sebut Sudah Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih pada Warga

Baca juga: Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Padang Kekeringan, Distan Sarankan Alih Tanam Palawija

Namun beberapa minggu belakangan, air sumurnya mengering dan butuh waktu lama untuk mengisi bank mandinya.

"Biasanya satu jam, air bak mandi langsung penuh, belakangan sudah empatnya, air bak baru penuh setegahnya," kata Lilis Aritin, Rabu (24/2/2021).

Lilis Aritin menambahkan hujan dua hari belakangan, tidak terlalu berpengaruh pada air sumurnya, aliran air sumurnya masih sedikit.

"Kalau pasang laut naik, baru airnya banyak. Kalau pasang surut, airnya berkurang," tambahnya.

Ia berencana menggunakan air PDAM, namun air PDAM milik tetangganya hanya mengalir saat tengah malam.

Baca juga: Kekeringan di Padang Kian Meluas, Melanda 7 Kelurahan, 250 KK Terdampak

Baca juga: Kekeringan Melanda 8 Kelurahan di Padang, Kadis Pertanian Sarankan Petani Tanam Palawija

Baca juga: Terancam Gagal Panen Akibat Kekeringan, Petani di Bungus Teluk Kabung Siram Sawah secara Manual

"Rencana mau masukan air PDAM, kakak pakai PDAM airnya juga sedikit, hanya tengah malam yang hidup, siang-siang ini gak," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved