Breaking News:

Duel Maut Debt Collector Gegara Pesan WhatsApp, Janji Ketemuan hingga Adu Jotos

Duel Maut Debt Collector Gegara Pesan WhatsApp, Janji Ketemuan hingga Adu Jotos

Editor: afrizal

TRIBUNPADANG.COM - Gara-gara tersinggung pesan WhatsApp, dua debt collector terlibat duel.

Ujungnya, satu debt collector meregang nyawa setelah terlibat adu jotos.

Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak tertolong.

Sehari setelah kejadian, satu debt collector pun meninggal.

Baca juga: REKONSTRUKSI Duel Maut Gegara Soal Sapi di Padang, 14 Adegan Reka Ulang Penganiayaan

Baca juga: KRONOLOGI Perkelahian 2 Pelajar di Bukittinggi yang Berujung Maut, Sempat Dilerai Warga

Duel maut antara dua debt collector gara-gara tersinggung pesan di WhatsApp ini terjadi di Pekalongan, Jawa Tengah, berujung maut.

SBR (35), warga Comal, Kabupaten Pemalang, menganiaya rekannya sendiri, Bambang Siswanto, setelah terlibat perkelahian satu lawan satu pada November 2020 di Stadion Hoegeng.

"Awalnya ada perkataan korban yang tidak enak di WhatsApp terus saya diajak single (duel) sampai berkelahi," kata SBR, Jumat (12/2/2021) dini hari di Mapolres Pekalongan Kota.

 

Setelah melihat rekannya tewas, SBR pun kabur ke Bojonegoro, Jawa Timur.

Polisi akhirnya meringkus pelaku saat menjadi pelayan di warung martabak di Kecamaran Ngrangho, Bojonegoro.

"Keduanya kemudian adu jotos, hingga korban dalam posisi terpojok, dan terus dianiaya oleh pelaku. Melihat korbannya sudah tak berdaya, tersangka akhirnya melarikan diri. Oleh para saksi, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit Bendan Pekalongan dan akhirnya meninggal dunia sehari setelah mendapat perawatan medis," jelas Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto.

Saat ini SBR telah diamankan dan dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duel Maut, Satu Debt Collector Tewas, Polisi: Sudah Terpojok, Terus Dianiaya ",

Sumber: Kompas.com
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved