Breaking News:

Layanan Disdukcapil Padang Beralih ke Online, Warga yang Kesulitan Dibantu Petugas Kecamatan

Pelayanan Disdukcapil Kota Padang sudah beralih menggunakan sistim online melalui website, Disdukcapil online.

TribunPadang.com/Rima Kurniati
Pencetakan KTP dengan mesin ADM di Disdukcapil Padang. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kabid PIAK Disdukcapil Kota Padang, Fauzan Ibnovi mengatakan,
pelayanan Disdukcapil Kota Padang sudah beralih menggunakan sistim online melalui website, Disdukcapil online.

Pelayan secara online ini, di antaranya e-KTP, KIA, KK, akte kelahiran, akte kematian, surat pindah datang, perubahan biodata dan surat pindah kewarganegaraan.

Cara Cetak e-KTP Lewat Anjungan Dukcapil Mandiri di Disdukcapil Padang, Punya QR Code atau PIN

Menurutnya, hanya layanan akta perkawinan yang belum melalui sistim online, dikarenakan banyak data yang harus diimput warga.

"Akte perkawinan belum, kasihan warga kita banyak data yang mesti diimput, kita akan cari sistem baru untuk ini," kata Fauzan Ibnovi, Rabu (3/2/2021).

Bagi warga yang tidak bisa atau terkendala akses internet, Fauzan mengatakan, akan dibantu oleh petugas kecamatan.

Menurutnya, Disdukcapil Padang sudah men-SK-an petugas di setiap kecamatan untuk membantu inputkan dokumen secara online.

Lesty Kejora Blak-Blakan Soal Perjuangannya pada Boy William: Berkah Yang Tuhan Kasih Luar Biasa

"Pada 11 kecamatan, sudah ada petugas yang bisa membantu masyarakat kepengurusan sembilan layanan online Disdukcapil," kata Fauzan Ibnovi.

Selain itu, bisa juga datang ke Disdukcapil Padang pada bagian loket informasi, nanti petugas yang akan membantu masyarakat mengimputkan data secara online.

"Bukan karena tidak punya akses internet, masyarakat hanya kesulitan mengimput datanya, itu yang kita bantu," tambahnya.

Menurutnya, apabila persyaratan yang dinput sesuai diterima, jika ditolak harus diperbaiki lagi.

Polisi Ringkus Seorang Lelaki saat Dalam Rumah di Pesisir Selatan, Diduga Jadi Ajang Pesta Narkoba

"Kalau online ini paling lama satu hari, input pagi hari, sore sudah dijawab petugas," ujarnya.

"Untuk dokumen yang bentuk file dan tanda tangan QR Code bisa dicetak sendiri di rumah," sambung Fauzan.

Dikatakannya, penggunaan aplikasi pengurusan dokumen Disdukcapil ini terus meningkat sejak adanya covid-19.

"Awalnya pengguna aplikasi 150 sampai 200 sehari, lalu bulan Agustus 600 sampai 700 per hari, per Januari yang memanfaatkan aplikasi ini sebanyak 900 lebih," ungkapnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved