Breaking News:

Berita Ekonomi

Minus 50,07 Persen, Laba Bersih Sejumlah Bank Pelat Merah Paling Dalam Terpuruk

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, turunnya NIM (net interest margin) berakibat  menurunnya pula laba bersih perbankan, terutama ba

Tribunnews
Ilustrasi BUMN 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, turunnya NIM (net interest margin) berakibat  menurunnya pula laba bersih perbankan, terutama bank-bank pelat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Wimboh Santoso, dalam arti merosotnya laba bersih, penurunan suku bunga dan permintaan kredit yang rendah menyebabkan NIM perbankan turun.

"Kontraksi paling dalam terjadi pada bank BUMN yang terkontraksi minus 50,07 persen, sejalan dengan proporsi restrukturisasi akibat Covid-19 tertinggi yaitu bank BUMN sebesar 30,63 persen," ujarnya saat konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) secara virtual, kemarin malam.

Berdasarkan bank umum kegiatan usaha atau BUKU, pertumbuhan laba bersih BUKU 1 dan BUKU 4 terkontraksi paling dalam masing-masing minus 56,5 persen dan 37,14 persen. 

Baca juga: Kabar Terowongan Rahasia dalam Rumah di Tiongkok, Terkuak Setelah Pria Ini Lakukan Penggalian

Baca juga: Ketahui Pertolongan Pertama untuk Korban Tersedak, Risiko Terburuk Bisa Fatal

Pertumbuhan laba bersih bank secara keseluruhan tahun 2020 terkontraksi minus 33,08 persen secara tahunan (year on yeat/yoy). "ROA (return on asset) perbankan juga ikut turun," kata Wimboh. 

Di sisi lain, OJK mencermati stabilitas sektor jasa keuangan hingga Januari 2021 tercatat masih dalam kondisi terjaga. 

"Beberapa indikator intermediasi sektor jasa keuangan membukukan kinerja positif dan profil risiko industri jasa keuangan tetap terkendali," ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Laba Bersih Bank-bank Pelat Merah Terpuruk Paling Dalam, Minus 50,07 Persen 

Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved