Breaking News:

Kisah Inspiratif

Budidaya Ikan di Kota Padang: Sekali Panen 2.5 Ton, Tidak Berpengaruh Pandemi Covid-19

Peluang usaha budidaya ikan yang tidak berpengaruh terhadap dampak pandemi Covid-19 di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Seorang pengelola budidaya ikan tampak saat memberi pakan ikan di Kelurahan Lubuk Minturun, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (1/2/2021). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)       

"Diperkirakan, 1 kolam habis 1 karung pelet makanan ikan. Untuk pakan ikan alhamdulillah tidak ada kendala," katanya.

Selama masa pandemi, menurutnya tidak mengubah apa-apa bagi pengusaha budidaya ikan.

"Kalau pandemi, omset tidak berpengaruh. Tapi yang berpengaruh itu pedagang di pasar. Misalnya, bisa menghabiskan 100 Kg ikan dalam satu hari, namun kini hanya 50 Kg saja," katanya.

Ia menyebutkan, kendala dalam budidaya ikan hanya saat turun hujan dan air besar.

"Biasanya kalau sudah air besar saat hujan, biasanya aliran arah ke hulu sering tersumbat karena material kerikil dan tanah. Akhirnya kita kuras dulu," katanya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved