Breaking News:

Penanganan Covid

Sumbar Terima 29.880 Vaksin Sinovac Termin Kedua, Jatah Vaksin Covid-19 Masih untuk Nakes

Sumbar Terima 29.880 Vaksin Sinovac Termin Kedua, Jatah Vaksin Covid-19 Masih untuk Nakes

TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Proses pendistribusian vaksin ke kabupaten dan kota di Sumbar, Rabu (27/1/2021). Sumbar Terima 29.880 Vaksin Sinovac Termin Kedua 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menerima Vaksin Sinovac tahap pertama termin kedua sebanyak 16 koli atau 29.880 dosis, Selasa (26/1/2021).

Kasi Kefarmasian Dinkes Sumbar dan Kepala Instalasi Penyimpanan Vaksin, Elno Sabri mengatakan, pihaknya akan segera mendistribusikan kembali vaksin-vaksin tersebut.

Terutama ke fasilitas-fasilitas kesehatan (faskes) yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Baca juga: Kemenkes Upayakan Swab Antigen di Puskesmas, Jubir Vaksinasi Covid-19: Akurasi Samai PCR Swab

Baca juga: Tenaga Kesehatan di Padang Tetap Ikut Vaksinasi Walau Tak Terima SMS Pemberitahuan

Ia mengatakan vaksin tersebut masih diperuntukan bagi tenaga kesehatan di seluruh wilayah Sumbar, terutama 17 kabupaten dan kota yang belum melakukan vaksinasi.

"Sementara ini, vaksinnya kita simpan dulu di Gudang Farmasi. Baru kita distribusikan kembali ke faskes-faskes yang ada," kata Elno Sabri.

Pendistribusian vaksin tersebut telah dimulai untuk disebarkan di 17 kabupaten dan kota di Sumbar

Daerah yang telah menerima yakni Padang Panjang dan Pariaman.

Sebelumnya distribusi vaksin tahap pertama termin pertama telah dilakukan di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sumbar Sisa 1.562 Orang, 277 Orang Dirawat di RS, Jubir Ingatkan Soal Makanan

Baca juga: UPDATE Corona Padang, Ada 7 Kasus Baru Positif Covid-19, Pasien Sembuh Bertambah 63 Orang

“Pendistribusian untuk termin kedua dilakukan mulai Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Masing-masing dibagi 5 kabupaten kota setiap hari,” tambah Elno Sabri.

Ia mengatakan, jadwal penyuntikan vaksin itu ditentukan oleh pemerintah daerah masing-masing. 

Akan tetapi diharapkan bisa secepatnya dilakukan karena targetnya Februari 2021 ini selesai untuk tenaga kesehatan.

“Diatur sedemikian rupa, jangan sampai mengganggu pelayanan," ujar Elno Sabri. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved