Breaking News:

Beruang Madu Muncul Lagi di Kawasan Kelok 44 Agam, Terlihat di Sawah Warga di Kelok 28 Matur Mudiak

Beruang Madu Muncul Lagi di Kawasan Kelok 44 Agam, Terlihat di Sawah Warga di Kelok 28 Matur Mudiak

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
istimewa
Pengecekan lokasi kemunculan satwa jenis beruang madu di Kelok 28 Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Seekor beruang madu kembali muncul di kawasan 44 Agam, Sumatera Barat

Beruang madu (Helarctos malayanus) ini tampak di sekitar Kelok 28 Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Pengendali Ekosistem Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Ade Putra mengatakan kemunculan beruang madu terlihat oleh warga bernama Erizal M Sutan Mangkuto, Sabtu (9/1/2021) sore. 

Baca juga: Beruang Madu Muncul Lagi di Kawasan Kelok 44, BKSDA Pasang Perangkap Evakuasi

Baca juga: Heboh! Dikira Beruang, Warga Dikejutkan Binturung Betina Masuk Kebun Warga Lubuk Basung, Agam

Warga melihat beruang madu ada di sekitar sawah. 

"Satwa beruang terlihat pada hari Sabtu (09/01/2021) sekitar pukul 15.30 WIB oleh Bapak Erizal M Sutan Mangkuto (50) di sekitar sawah miliknya," kata Ade Putra, Selasa (12/1/2021).

Setelah melihat beruang madu, lanjut Ade Putra, warga pun melapor ke BKSDA Minggu (10/1/2021).

"Dilakukan pengecekan ke lokasi kemunculannya kemarin pada Senin (11/1/2021)," ujarnya.

Ade mengatakan, berdasarkan keterangan saksi yang meihat diduga satwa tersebut merupakan individu yang pernah muncul beberapa bulan lalu disekitar kelok 35 dan kelok 42 yang menjadi kawasan Kelok 44

BKSDA akan melakukan analisa perilaku satwa sebagai langkah awal.

"Sebelum melakulan upaya penanganan, kita akan melakukan analisa perilaku satwa terlebih dahulu, mengingat upaya pemasangan perangkap beberapa waktu lalu belum membuahkan hasil," katanya.

Pengecekan lokasi kemunculan satwa jenis beruang madu di Kelok 28 Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Pengecekan lokasi kemunculan satwa jenis beruang madu di Kelok 28 Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (istimewa)

Pernah Muncul November 2020

November 2020 lalu, beruang madu juga pernah muncul di kawasan Kelok 44 Agam

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) bahkan memasang perangkap untuk mengevakuasi satwa dilindungi itu.

Satwa tersebut muncul di kawasan Jalan Raya Kelok 44, tepatnya di Kubuak Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumbar.

Diketahui, kalau beruang tersebut muncul pada hari Minggu siang dan malam hari (16/11/2020).

Baca juga: Jerat Babi Ancam Satwa Dilindungi, BKSDA Sumbar Gelar Operasi Pembersihan Sapu Jagat

Baca juga: BKSDA Resor Agam Tinjau Bunga Rafflesia Arnoldii, Diperkirakan Fase Mekar Sempurna 2-3 Minggu Lagi

Pengendali Ekosistem Resor Agam, Ade Putra mengatakan warga yang sempat melihatnya bernama Novrizal (28).

Kata dia, warga tersebut melihat satwa tersebut sedang berada di atas batang durian yang sedang berbuah.

"Melihat ada warga, beruang tersebut bergegas turun dari batang dan berlari ke arah sawah di sekitar lokasi," katanya, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Sempat Cakar Warga, BKSDA Sumbar Usir Beruang Madu di Solok Selatan Pakai Bunyi-bunyian

Baca juga: Warga Solok Selatan Terluka Cakaran Beruang Madu, BKSDA : Bahu Korban Terluka 8 Jahitan

Selanjutnya, warga tersebut memberitahukan kepada warga lainnya untuk tidak melintas di lokasi kemunculan satwa.

"Setelah kejadian, baru dilaporkan kepada BKSDA Resor Agam, lalu baru kami pasang perangkap pada hari ini untuk dievakuasi," katanya.

Pemasangan perangkap, karena diduga satwa tersebut masih berada di sekitar pemukiman warga.

Baca juga: Viral Video Beruang Madu di Kelok 35, BKSDA : Diduga Hanya Lewat Saja

Baca juga: BKSDA Sumbar Resor Pasaman Lepasliarkan Trenggiling yang Diserahkan Warga

"Sebenarnya, pada Jumat (13/11/2020) yang lalu, Wali Nagari setempat juga melaporkan kemunculan beruang di Kampung Ambalau Jorong Sidang Tangah, Nagari Matur Mudiak," katanya.

Ia mengatakan, adanya ditemukan jejak cakaran dan keterangan warga yang melihat. Pihaknya menduga masih satwa yang sama di lokasi Kelok 35 Nagari Matur Mudiak pada Minggu (5/10/2020) yang lalu.

"Pada tanggal 5 September 2020 yang lalu sempat viral di media sosial penampakan satwa jenis beruang, dan diduga merupakan satwa yang sama," katanya.

Baca juga: Jual Sisik Trenggiling, Pria Padang Pariaman Ditangkap BKSDA Sumbar, Pembelinya Warga Pekanbaru

Baca juga: Ayo! Laporkan dan Lakukan Pendataan Burung Dilindungi ke BKSDA, Hindari Kena Sanksi

Ia mengimbau, kepada warga agar dapat berhati-hati dan waspada ketika beraktivitas di ladang ataupun disawah.

"Perangkap dipasang untuk 7 hari ke depan, dengan umpan berupa buah nangka dan durian. Selain itu, akan kita pantau terus setiap harinya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved