Polri Bantu Proses Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air, Kerahkan Armada Laut dan Udara

Polri mengerahkan kekuatan penuh untuk membantu proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJY-182 dengan rute J

Editor: Emil Mahmud
Sumber :Grafis Tribun Network
Infografis pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJY182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di Kepulauan Seribu tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Polri mengerahkan kekuatan penuh untuk membantu proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJY-182 dengan rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di Kepulauan Seribu berselang sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, Ditpolair Polri sudah menerjunkan sejumlah armada kapal laut dan udara untuk membantu proses evakuasi pesawat.

Jumlah armada yang terlibat 7 di antaranya KP Kolibri, KP Pelatuk, KP Elang laut, KP SBU, KP Sundecus, KPC dan KP Bisma.

"Kami juga mengerahkan helikopter Dauphin As 365 N.3 dan elikopter Bel 429 P.3202," ujar Argo dalam keterangannya, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Keluarga Penumpang Sriwijaya SJ 182 Asal Padang Berharap, Difasilitasi ke Lokasi Posko Keluarga

Baca juga: Angga Telepon Ibunda di Padang Sehari Sebelum ke Pontianak, Penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Menurut Argo, Polri juga mengerahkan Kapal 2003, Kapal 2008 dan Kapal Raptor milik Polda Metro Jaya.

Sementara jumlah personel yang diterjunkan sebanyak 192 termasuk dari Kodam Jaya dengan tetap di bawah kendali Basarnas.

"Polri juga mempersiapkan tim DVI di RS Polri Kramat Jati," tandasnya.

Dikabarkan Jatuh

Dilansir TribunPadang.com, satu Pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air yang dikabarkan jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta itu sudah berumur 26,7 tahun.

Pesawat ini diproduksi Boeing tahun 1994 dan bergabung di jajaran armada Sriwijaya Air sejak 2012.

Pesawat dengan call sign SJY182 ini tiba-tiba hilang kontak saat baru saja lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, menuju Pontianak, di atas perairan Pulau Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2021) siang.

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Suryanto mengatakan pesawat jenis Boeing B737-500 tersebut sudah beroperasi sejak tahun 1994.

"Jadi kurang lebih ya umurnya sekitar 25 sampai 26 tahun," ungkap Suryanto di Posko Crisis Center Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta kemarin malam.

Pasalnya, hingga kini KNKT masih mengumpulkan data di lapangan soal kondisi pesawat saat akan lepas landas.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved