Breaking News:

Pilkada Sumbar 2020

KPU Sumbar Pelajari yang Jadi Keberatan Paslon NA-IC, Terkait Gugatan Hasil Pilkada ke MK

Tim pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar nomor urut 2 Nasrul Abit-Indra Catri mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pem

KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMO
Ilustrasi: Mahkamah Konstitusi 

Selanjutnya terkait dengan pelanggaran yang dilakukan oleh Paslon 04 Mahyeldi-Audy.

Baca juga: Pilkada Padang Pariaman, Tri Suryadi-Taslim Ajukan Gugatan ke MK, Kuasa Hukum Tunggu Panggilan

Dimana, Paslon 04 menerima sumbangan dana kampanye tapi tidak dilaporkan.

Kemudian memberikan laporan tidak benar dalam pelaporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye.

"Buktinya laporan dana kampanye Paslon 04," tegas Vino.

Ia menambahkan, dana yang diterima dan dikeluarkan tidak dilaporkan selama masa kampanye 26 hingga 5 Desember.

Padahal, hampir di seluruh kabupaten dan kota paslon 04 melakukan tatap muka dan pertemuan terbatas.

Baca juga: Paslon Hendrajoni-Hamdanus Gugat Hasil Pilkada Pesisir Selatan ke MK, KPU: Kami Hormati

Selain itu, Paslon 04 juga beriklan di media cetak maupun eletronik.

"Tapi laporannya nol rupiah. Mana logis?Konsumsi saja harus dilaporkan. Intinya kita minta 04 didiskualifikasi sebagai Paslon," tutur Vino.

Saat ini pihaknya tengah menunggu dari MK. MK akan memberitahukan perkembangan selanjutnya.

"Biasanya MK memberikan kesempatan tiga hari untuk perbaikan permohonan sebelum difinalkan untuk dibawa ke sidang," tutup Vino. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved