Breaking News:

Pilkada Sumbar

Tak Capai Target, Tingkat Partisipasi Pemilih di Sumbar Hanya 61,68 Persen 

Ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani menyebut, partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di Pilkada Sumbar 2020 mengalami peningkatan diband

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumbar Yanuk Sri Mulyani saat ditemui, Sabtu (19/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani menyebut, partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di Pilkada Sumbar 2020 mengalami peningkatan dibanding Pilkada 2015 lalu.

Namun hasil tersebut masih berada di bawah dari angka partisipasi yang ditargetkan nasional yakni 77.5 persen untuk Pilkada 2020 ini.

"Untuk partisipasi pemilih tidak sesuai target, nasional menargetkan 77,5 persen. Provinsi Sumbar tidak bisa mencapai target itu," ungkap Yanuk Sri Mulyani.

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Pilgub Sumbar Ditolak 3 Paslon, KPU: Tidak Akan Ada Pengaruhnya

Baca juga: KPU Sumbar Sebut Dua Paslon Bupati di Sumbar Ajukan Gugatan Pilkada di MK

Baca juga: Soal Keberatan Bawaslu, KPU Sumbar: Sudah Kita Jelaskan

Ia mengatakan di Pilkada 2020 ini, partisipasi publik untuk memilih berada di angka sekitar  61,68 persen atau sebanyak 2.313.278 suara.

Meski demikian secara umum, kata Yanuk, Sumbar sebagai penyelenggara merasa apa yang sudah dilakukan sudah sesuai dengan regulasi yang ada dan memperhatikan protokol kesehatan.

"Jika dibandingkan Pilkada 2015 partisipasi kita mengalami kenaikan, tapi kalau dibandingkan Pemilu 2019 memang tidak ada kenaikan," ungkap Yanuk.

Baca juga: KPU Sumbar Gelar Rapat Pleno Terbuka Pilgub Sumbar 2020, Kini Rekapitulasi Kabupaten Kota Dibacakan

Baca juga: Hasil Rekapitulasi KPU Agam: Andriwarman-Irwan Fikri Menang, Raih 32,3 Persen Suara

Baca juga: Benny Utama-Sabar AS Menangi Pilkada Pasaman Lawan Kotak Kosong, KPU: Tidak Ada Keberatan

Tidak tercapainya target partisipasi pemilih karena penyelenggaraanya di masa pandemi, Yanuk menyebut KPU tidak bisa berpendapat.

Namun yang jelas KPU sebagai penyelenggara sudah berupaya semaksimal mungkin melalui sosialisasi agar supaya masyarakat datang ke TPS.

Baca juga: UPDATE Hasil 13 Pilkada Sumbar 2020 Versi Sirekap KPU Kamis 17 Desember Pagi

Baca juga: Hasil Penghitungan Suara Sirekap KPU, Mahyeldi-Audy Masih Unggul di Pilkada Sumbar 2020

Kemudian juga mengimbau agar pemilih jangan takut datang ke TPS.

"Karena kita penyelenggara mengupayakan TPS yang kita sediakan dan logistik yang kita sediakan memperhatikan protokol kesehatan yang ada," terang Yanuk. (*)
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved