Breaking News:

Pilkada Sumbar 2020

Pleno Rekapitulasi Tingkat Provinsi Rampung, Mahyeldi-Audy Menangi Pilgub Sumbar

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara calon Gubernur Sumbar 2020 tingkat provinsi oleh KPU rampung, Minggu (20/12/2020).

TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Rekapitulasi penghitungan suara calon Gubernur Sumbar 2020 tingkat provinsi oleh KPU rampung, Minggu (20/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara calon Gubernur Sumbar 2020 tingkat provinsi oleh KPU rampung, Minggu (20/12/2020).

Mahyeldi-Audy Joinaldi unggul dibandingkan paslon lain dengan raihan suara tertinggi.

KPU Provinsi Sumbar menetapkan pasangan Cagub-Cawagub nomor urut 1 Mulyadi-Ali Mukhni memperoleh suara sebanyak 614.477 atau 27,42 persen.

Baca juga: Hasil Pilgub Sumbar, Paslon Mahyeldi-Audy Raih Suara Terbanyak di Dharmasraya, NA-IC Urutan Kedua

Sementara, pasangan nomor urut 2 NA-IC memperoleh 679.069 suara atau sebanyak 30,30 persen.

Lalu pasangan nomor urut 3 Fakhrizal-Genius Umar mendapat 220.893 suara atau sebanyak 9,86 persen.

Sedangkan, pasangan nomor urut 4 Mahyeldi-Audy unggul dengan raihan 726.853 suara atau sebanyak 32,43 persen.

Dari data ini, Mahyeldi-Audy unggul dari NA-IC dengan selisih suara 47.784.

Dengan demikian, rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi Sumbar selesai dilakukan.

Baca juga: Siapa Pengisi Jabatan Wawako Padang yang Kosong Nantinya? Mahyeldi: Bisa dari PKS ataupun PAN

Ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani mengatakan, proses rekapitulasi penghitungan suara ini dilakukan selama dua hari.

Untuk hasil, rekap ini dilakukan berdasarkan rekapitulasi dari kabupaten dan kota.

"Kalau sudah selesai, selanjutnya dilakukan penetapan hasil rekap penghitungan suara," kata Yanuk Sri Mulyani.

Ia menambahkan, yang ditetapkan hari ini baru penetapan hasil rekap, belum calon terpilih.

Untuk penetapan calon terpilih, KPU masih menunggu apakah ada calon yang mengajukan gugatan ke MK atau tidak.

"Sesuai regulasi yang ada, calon dapat mengajukan gugatan ke MK tiga hari sejak hasil rekap diumumkan KPU Provinsi," terang Yanuk Sri Mulyani. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved