Breaking News:

Pilkada Sumbar 2020

KPU Padang Sediakan TPS Khusus di Lokasi Karantina, Pastikan Hak Pilih Pasien Covid-19

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Riki Eka Putra mengatakan KPU Padang akan berikan pelayanan bagi pemi

TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
KPU Padang menggelar ekspos persiapan pencoblosan Rabu 9 Desember 2020, Selasa (8/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Riki Eka Putra mengatakan KPU Padang akan berikan pelayanan bagi pemilih yang berada di lokasi karantina.

Menurutnya, ada empat lokasi karantina di Padang memilik pemerintah yang akan disediakan TPS khusus.

Di antaranya, Karantina perumahan nelyan, Balai Diklat BPSDM Padang Besi, Asrama Haji dan RSUD Rasidin Padang.

"Ada dua kategori pemilih, yang sedang di rawat dan status OTG sepanjang memenuhi syarat," kata Riki Eka Putra, Selasa (8/12/2020).

Menurutnya, pesien positif covid-19 yang dirawat maupun isolasi mandiri bisa memilihkan asalkan memenuhi syarat terdaftar di BDT dan dibuatkan surat pindah memilih oleh KPU Padang.

"Surat pindah pemilih ini dilakukan untuk memastikan hak pilih bagi pasien terjamin saat hari pemungutan suara," ujar Riki Eka Putra.

Baca juga: Kesiapan Logistik Pilkada Sumbar 99 Persen, Hanya Kotak Suara dan C Hologram yang Masih Kurang

Baca juga: Besok, Calon Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy Tidak Ikut Mencoblos, Alasannya KTP Jakarta

Penyelenggaran pencoplosan di lokasi karantina dilakukan oleh TPS yang terdekat dan surat suara disediakan oleh KPPS terdekat.

"Pelaksanaan pemilihannya satu jam sebelum berakhir pukul 12.00 hingga 13.00 WIB siang hari," ungkap Riki Eka Putra.

"Pukul 12 siang, petugas KPPS harus sampai dilokasi karantina melayani pemilih dan petugas karantina," ungkap Riki Eka Putra.

Menurutnya, data pemilih yang berada di karatina disiapkan petugas dinas kesehatan.

Riki menambahkan, nantinya petugas KPPS di lokasi karantina dilengkapi dengan APD lengkap, kemudian memanggil satu persatu-persatu pemilih.

Sementara itu, pelayanan untuk pasien selain covid-19 yang dirawat di rumah sakit dilakukan kotak suara keliling.

Petugas akan mengunjungi kamar pasien dengan kotak suara.

"Misalkan dirawat di rumah sakit karena sakit tifus, dilayani dengan mendatangi kamar masing-masing, sepanjang memenuhi syaratnya," tambah Riki Eka Putra. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved