Breaking News:

Beri Akses Permodalan dan Pelatihan, Cara Mulyadi-Ali Mukhni Genjot UMKM

CALON Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 1 Mulyadi-Ali Mukhni punya perhatian khusus kepada sektor Usaha Mikro Kecil Menen

ISTIMEWA
Mulyadi (kanan) bersama seorang pemuda, yang turut menggiatkan roda perekonomian melalui UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). 

CALON Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 1 Mulyadi-Ali Mukhni punya perhatian khusus kepada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Dalam program yang disusun oleh Mulyadi-Ali Mukhni, UMKM akan diberi akses permodalan hingga pelatihan.

Mulyadi menyebut, sektor UMKM menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi masyarakat.

UMKM juga mampu menyerap banyak tenaga kerja yang sesuai dengan misi Mulyadi-Ali Mukhni untuk mengurangi pengangguran.

"Kita beri mereka akses permodalan, pelatihan agar mereka lebih profesional, agar mereka lebih produknya lebih bagus, dan makin banyak orang yang membeli," ucap Mulyadi melalui rilis.

Baca juga: Sering Terima Keluhan Petani, Mulyadi-Ali Mukhni Komitmen Bereskan Distribusi Pupuk Subsidi

Baca juga: Mulyadi Janji Bangun Balai Adat di Seluruh Nagari dan Kembalikan Kurikulum BAM

Selain akses permodalan dan pelatihan, Mulyadi-Ali Mukhni juga ingin mengembangkan UMKM dengan kemitraan dengan pengusaha besar.

Yakni agar pelaku UMKM suatu saat nanti bisa menjadi pengusaha besar yang akan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja.

Lebih lanjut, Mulyadi mengatakan, UMKM yang dikembangkan dan dibantu harus sesuai dengan potensi lokal. Terlebih lagi banyaknya potensi UMKM dari produk kerajinan hingga makanan yang khas dari Sumbar.

"Kita ingin UMKM yang potensi lokal terus berkembang. Keunggulan di masing-masing daerah, itu yang kita genjot, kita perbanyak masyarakat yang bergerak pada sektor UMKM," jelasnya.

Mulyadi-Ali Mukhni ingin pengusaha UMKM terus naik tingkat. Bukan hanya secara kuantitas tetapi juga kualitas dari UMKM. Oleh sebab itu, dia ingin membantu permodalan hingga pelatihan.

"UMKM kita menderita, kita tidak boleh membiarkan UMKM kita seperti ini, tidak boleh UMKM gulung tikar dan mati. Kami akan memberikan perhatian khusus kepada UMKM," ucap Mulyadi.(*)

Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved