Breaking News:

Penanganan Covid

Pemprov Sumbar Kaji Rencana Sekolah Tatap Muka, Jangan Sampai Muncul Klaster Baru Covid-19

Pemerintah Provinsi (Pemprov) tengah mengkaji penerapan sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi: Virus corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) tengah mengkaji penerapan sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Sumbar Suindra mengatakan dalam pelaksanaannya akan berpedoman kepada kebijakan Pemda setempat yakni bupati wali kota.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan Gubernur, apa kebijakan yang akan diambil."

"Kita (Pemprov) siap sesuai instruksi Gubernur, kata kuncinya sesuai kebijakan Pemda," kata Suindra saat FGD Harian Singgalang bersama BNPB, Jumat (27/11/2020).

Jika bupati wali kota memutuskan tatap muka, Pemprov akan mendukung. Karena kebijakan sebelumnya seperti itu karena bupati wali kota yang tahu kondisi daerahnya. 

Baca juga: Virus Corona Indonesia Kembali Catat Rekor, Tambah 5.828 Kasus Hari Ini, Total 522.581

Baca juga: Sebaran Kasus Covid-19 di Padang, 10.563 Kasus Positif, 9.495 Sembuh dan 209 Meninggal Dunia

Di samping itu, untuk tatap muka, Pemprov juga akan melakukan rapat koordinasi dengan kepala cabang dinas pendidikan di Sumbar, MKKS, dan seluruh kepala sekolah.

Hal itu guna menyusun SOP yang akan dilakukan di sekolah di masa pandemi Covid-19.

Jika diputuskan tatap muka, lanjutnya, maka akan perlu izin orang tua. 

Walaupun sudah diputuskan tatap muka, kalau tidak izin orang tua, bisa saja anaknya tidak ikut tatap muka. 

"Kondisi siswa variatif. Kita minta sekolah punya data kondisi kesehatan siswa. Karena prinsip utamanya ialah kesehatan, keselamatan dan keamanan warga sekolah."

"Kita tidak mau ada klaster baru di sekolah. Makanya akan kita rapatkan dengan Gubernur, bagaimana kebijakan yang akan diambil. Juga kita minta sekolah-sekolah, apa kebijakan bupati wali kotanya," jelas Suindra. (*)
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved