Breaking News:

Hujan Mengguyur Padang, Genangan Air Tersebar di 14 Titik, 50 Rumah Terendam Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut ada 14 lokasi titik genangan air akibat hujan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (24/

Istimewa
Genangan air di pemukiman warga di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (24/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut ada 14 lokasi titik genangan air akibat hujan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (24/11/2020).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan, genangan air tersebut diakibatkan karena hujan yang turun cukup lama.

"Hujan turun sejak pukul 14.00 WIB tadi, dan terjadi hampir merata di wilayah Kota Padang. Akibatnya, kami mendapat laporan adanya 14 titik genangan air," kata Sutan Hendra, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Hujan Terus Mengguyur Kota Padang Akibatkan Banjir di Arai Pinang, BPBD Bersiap ke Lokasi Banjir

Dijelaskannya, untuk 14 lokasi tersebut terjadi di Perumahan Tabiang Banda Gadang dengan ketinggian 50 cm, perumahan Arai Pinang 30 cm, perumahan Jondul Rawang 30 cm, dan Jalan Cendrawasih Patenggangan 20 cm.

Selanjutnya, di Banuaran dekat SMPN 17 Padang 30 cm, Jalan Raden Saleh 15 cm, Jalan S Parman 15 cm, dan Jalan Perintis Kemerdekaan 15 cm.

"Selain itu juga terjadi genangan sekitar 15 cm di Jalan Koto Gadang, Bungus Timur, Pengambiran Mutiara, Kabun Jaya Kelurahan Bungo Pasang, Ulak Karang Utara dekat BKKBN, dan Komplek Bungo Mas," katanya.

Ia mengatakan, dari 14 titik genangan air, ada sekitar 50 rumah warga direndam banjir yang tersebar di perumahan Tabiang Banda Gadang, Bungus, Arai Pinang, dam Jondul Rawang.

Baca juga: Hujan Selama Setengah Jam, Jondul Rawang Banjir, Anak-anak Bermain Seperti di Kolam

"Saat ini masih ada beberapa titik genangan air, tapi sebagian mulai menyusut," katanya.

Disebutkannya, tidak ada dampak yang berbahaya terhadap masyarakat dari kejadian genangan air.

"Sampai saat ini masih aman terkendali, dan tidak ada masyarakat yang perlu dievakuasi," katanya. (*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved