Cegah Banjir Bandang, Mahasiswa KKN Unimal Susuri Sungai Sarasah Batimpo Solok
Mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh (UNIMAL) Lhokseumawe ikut berpartisipasi dalam mencegah terjadinya bencana banjir bandang di Kota Solok, Sumbar
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh (UNIMAL) Lhokseumawe ikut berpartisipasi dalam mencegah terjadinya bencana banjir bandang di Kota Solok, Sumatera Barat (Sumbar).
Mereka ikut serta dalam program susur sungai dalam rangka mitigasi bencana guna menunjang kelestarikan lingkungan hidup di Kota Solok, pada Sabtu-Minggu (14-15/11/2020).
Mahasiswa KKN UNIMAL yang tergabung dalam kelompok K005 adalah Prista Adrin (Teknik Kimia) sebagai ketua kelompok, Alifnur (Teknik Kimia) dan Hijratul Izzati (Teknik Kimia) sebagai anggota di bawah bimbingan Anwar Puteh, SE, ME.
Sedangkan dalam kelompok K392 terdiri dari M Faliq Taufiqi (Teknik Industri) sebagai ketua dan Ridwan Ramadhan Putra (Teknik Industri) sebagai aggota di bawah bimbingan Zara Yunizar, SKom, MKom.
Baca juga: Dihantui Banjir, Warga Minta Nasrul Abit Normalisasi Batang Sumpur dan Sontang
Kegiatan susur sungai merupakan program yang diusulkan oleh Wahana Muda Indonesia (WMI).
Dalam hal ini, program susur sungai juga mengikutsertakan jajaran instansi pemerintah dan lembaga lainnya seperti BPBD, POLRI, TNI, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, WMI, PMI, TAGANA, Pramuka Peduli, Pemuda Pancasila dan masyarakat Laing serta supporting lainnya.
Dalam kegiatan susur sungai Sarasah Batimpo ini bertujuan untuk mitigasi bencana alam, serta menunjang kelestarian lingkungan hidup.
Mitigasi bencana alam dalam upaya mencegah bencana terjadi pada lingkungan seperti banjir bandang, longsor dan hal lainnya.
"Ketika bencana terjadi biasanya akan ada penanggulangan yang dilakukan oleh instansi terkait, akan tetapi sekarang adalah bagaimana cara kita mencari penyebab dari bencana yang terjadi dan bagaimana cara kita mencegah bencana tersebut."
Baca juga: Hujan Guyur Kota Padang, BPBD: Waspada Bencana Banjir, Longsor dan Pohon Tumbang
"Maka, dilakukanlah program susur sungai dalam rangka mitigasi bencana guna menunjang kelestarian lingkungan hidup," kata Handriansyah, Ketua Umum Wahana Muda Indonesia (WMI), Sabtu (14/11/2020).
Di samping itu, program susur sungai dilaksanakan dengan pembersihan sampah yang ada pada sungai, kayu yang tertumpuk, serta pemotongan rumput yang berada dipinggir sungai.
Selain itu, terdapat juga penebangan pada pohon-pohon yang berada pada lereng sungai.
"Tujuannya agar mencegah pohon tumbang dan menutup perairan agar mengantisipasi terjadinya banjir bandang," ujarnya.
Handriansyah mengatakan, kegiatan susur sungai tidak hanya dalam rangka mencegah terjadinya bencana alam, tapi juga menunjang melestarikan lingkungan hidup.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadikan Sungai Sarasah Batimpo sebagai tempat pariwisata air terjun yang bersih, aman dan nyaman dikunjungi oleh masyarakat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/mahasiswa-kkn-universitas-malikussaleh-lhokseumawe.jpg)