Breaking News:

Pedagang Berjualan di Lokasi Venue MTQ Nasional, Raih Omset Rp 500 Ribu Per Hari

Sejumlah pedagang oleh-oleh khas Minangkabau berjualan di lokasi venue MTQ Nasional ke-28. Pantauan TribunPadang.com, pada lokasi venue Asrama Haji P

TribunPadang.com/Rima Kurniati
Sejumlah pedagang oleh-oleh khas Minangkabau berjualan di lokasi venue MTQ Nasional ke-28 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah pedagang oleh-oleh khas Minangkabau berjualan di lokasi venue MTQ Nasional ke-28.

Pantauan TribunPadang.com, pada lokasi venue Asrama Haji Padang, tampak pedagang berjualan di sisi sebalah kiri pelaksanaan MTQ.

Pedagang membentuk spot untum berbelanja sendiri, dengan berbagai jenis barang dagangan, seperti mainan kunci, baju kaus sablon bahasa Minangkabau, mukenah dan lainnya.

Baca juga: Cerita Peserta Lomba Cabang Hifzil Alquran MTQ Nasional, Harus Hemat Suara Sebelum Tampil

Baca juga: Hasil Sementara Cabang Qira’at Saba’ah Murattal MTQ Nasional 2020: Dewasa DKI Jakarta Masih Unggul

Salah seorang, pedagang kerajinan khas Minangkabau, Firdaus (50) mengatakan pembeli baru ramai saat istirahat dan perlombaan selesai.

"Kalau sedang lomba, pendamping biasanya fokus pada anak bimbingannya, fokus pada persiapan lomba, barulah ramai saat istirahan, mereka jalan, belanja kesini," kata Firdaus, Selasa (17/11/2020).

Firdaus menjual berbagai macam miniatur Minangkabau, seperti mainan kunci berbentuk jam gadang, rumah gadang, miniatur bundo kanduang, pena, pulpen dan lainnya.

Baca juga: Suasana Hari ke-3 MTQ Nasional Ke-28 di Venue Asrama Haji Padang, Penonton Tak Boleh Masuk Ruangan

Baca juga: MTQ Nasional 2020 di Sumbar, 42 Grup Ikuti Cabang Lomba Syahril Quran Selama 4 Hari

"Harganya bervariasi mulai Rp 15 Ribu sampai Rp 300 Ribu," ujarnya.

Kata Firdaus, miniatur rumah gadang dalam kaca harganya Rp 250 ribu, miniatur jam gadang harganya Rp 100 Ribu, mainan kunci berebentuk bundo kandung Rp 20 ribu dan lainnya.

Firdaus mengatakan, sampai siang omsetnya sudah Rp 500 ribu dan dalam sehari omzet jualan antara Rp 500 ribu sampai Rp 1 Juta lebih.

Baca juga: Cerita Kafilah Tilawah Canet Asal Sulsel dan Kalbar Usai Tampil di MTQ Nasional 2020  

Baca juga: Bocoran Grup yang Lolos ke Semifinal Cabang Fahmil Quran MTQ Nasional 2020, Termasuk Sumbar

"Jualan tidak menentu, kadang ramai kadang sepi, kalau sampai siang sudah Rp 500 ribu," tambahnya.

Menurutnya, dibanding dengan sebelum covid-19, saat ini omzetnya menurun.

"Setiap ada iven saja jualan, kalau tahun ini sejak covid-19 inilah omset turun, sebelumnya sehari bisa Rp 1 juta sampai Rp 2 juta," tambahnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved