Breaking News:

Berita Sumbar Hari Ini

Info BMKG: Prakiraan Gelombang dan Pasang Surut di Perairan Sumbar, Selasa 17 November 2020

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perai

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Ilustrasi: Gelombang besar di kawasan Pantai Padang, Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (14/7/2020) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (17/11/2020).

Peringatan yang dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur berlaku Selasa 17 November 2020 dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 19.00 WIB.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji menyebutkan ada potensi gelombang dengan ketinggian 0.50 - 1.50 meter berpeluang terjadi di wilayah perairan barat Sumatera Barat dan perairan timur Pagai.

Waspadai juga potensi gelombang dengan ketinggian 1.50 - 3.00 meter berpeluang terjadi di wilayah perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan utara Siberut dan perairan Bengkulu.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Senin,16 November 2020: Sumbar Potensi Hujan Lebat Disertai Petir

Baca juga: Beruang Madu Muncul Lagi di Kawasan Kelok 44, BKSDA Pasang Perangkap Evakuasi

"Waspadai potensi gelombang dengan ketinggian 2.50 - 4.00 meter berpeluang terjadi di wilayah Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai, perairan timur Enggano, dan Samudera Hindia barat Bengkulu," kata Budi Iman Samiaji.

Terkait pasang surut di Teluk Bayur pada Selasa 17 November 2020, diperkirakan pasang dengan ketinggian 1.1 meter pukul 08.00 WIB, dan surut ketinggian 0.1 meter pukul 13.00 WIB.

Perahu nelayan diharap mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter.

"Waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," ujar Budi Iman Samiaji.(*)

 
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved