Breaking News:

Gempa Sumbar

BPBD Mentawai Imbau Warga Jika Terjadi Gempa Susulan, Novriadi: Jangan Berada di Dekat Pantai

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Mentawai harapkan warga untuk waspada menyusul gempa yang terjadi pada Selas

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUN BATAM
Ilustrasi Gempa Bumi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Mentawai harapkan warga untuk waspada menyusul gempa yang terjadi pada Selasa (17/11/2020) pagi hari ini.

Gempa tidak hanya dirasakan di Mentawai, tapi juga di Kota dan Kabupaten lainnya di Sumatera Barat (Sumbar).

Kalaksa BPBD Kepulauan Mentawai, Novriadi mengharapkan masyarakat tetap tenang, tapi tetap waspada.

"Kami mengimbau kepada warga untuk tetap waspada, karena ini baru gempa pertama. Mana tahu ada gempa susulan," kata Novriadi.

Ia menyebutkan terkait potensi gempa susulan belumlah diketahui, namun pihaknya mengingatkan agar tetap waspada dan tenang sesuai dengan pemberitahuan dari BMKG.

"Ya, kondisi saat ini tentu tetap waspada ya. Untuk beraktivitas di tepi pantai tidak tidak berada di dekat pantai dulu mana tahu ada gempa susulan," katanya.

Pihaknya menyebutkan, jika kembali terjadi gempa susulan yang lebih besar dan masyarakat sudah waspada sehingga dapat sesegera untuk melakukan evakuasi.

Baca juga: Pusat Gempa di Tua Pejat Kepulauan Mentawai, Wakil Bupati Kortanius Sabeleake: Lagi, Jalan Pagi

Baca juga: Gempa Bumi di Mentawai 6.3 Magnitudo, BPBD: Warga Berlarian Keluar Rumah, Guncangan Cukup Kuat

Sebelumnya, ia mengatakan kalau masyarakat rata-rata keluar rumah sesaat terjadinya gempa yang mengguncang dan berpusat di Tua Pejat Mentawai.

"Kondisi saat ini masyarakat rata-rata memang merasakan getaran dari kejadian gempa tadi, dan membuat masyarakat keluar rumah," katanya.

Disebutkannya, masyarakat rata-rata kelair rumah akibat goncangannya ditasakan cukup kuat.

"Di sepanjang Pantai Barat itu dirasa agak kuat, baik di Siberut Barat, Siberut Barat Daya, Sipora Utara, Sipora Selatan, Sikakap, Pagai Selatan, dan Pagai Utara," katanya.

Ia menyebutkan, pihaknya belum ada mendapatkan data terkait kerusakan akibat gempa dari masyarakat.

"Kami tetap pantau melalui satgas dan laporan Kepala Dusun dan Kepala Desa," katanya.

 
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved