Breaking News:

Penanganan Covid

Rencana Vaksinasi Covid 19 Mundur Hingga Minggu Ketiga Desember, Ini Penjelasan Pemerintah

Jadwal dan rencana vaksinasi covid 19 kemungkinan mundur dari waktu yang ditetapkan sebelumnya, yakni November 2020

Editor: Emil Mahmud
kemkes.go.id
Ilustrasi: Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19). 

Namun sekali lagi ia menegaskan mereka sakit bukan karena efek vaksinasi dalam masa uji coba.

Kata dia ada 1.620 relawan yang mendapat suntikan pertama dan 1.650 relawan yang mendapat suntikan kedua. Ia mengklaim sejauh ini kondisi ribuan relawan baik-baik saja dan tidak ditemukan efek samping serius dan masih akan dilanjutkan.

Diharapkan pada tahun 2021 mendatang akan menunjukkan hasil yang menggembirakan.

"Kita harapkan dalam enam bulan ini akan segera menunjukkan hasil," kata Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir.

Ia yakin kerjasama dengan FK Unpad serta melibatkan BPOM bisa menambah keyakinan Bio Farma untuk mendapat hasil yang diharapkan. Kemudian, lanjutnya,

Badan POM bersama Komite Nasional Penilaian Obat/Vaksin akan mengkaji hasil dari uji klinis fase 3.

Apabila kedua lembaga tersebut menilai hasilnya aman dan mampu menimbulkan kekebalan, maka izin produksi vaksin akan dikeluarkan.

Selain Sinovac, Indonesia juga mengembangkan vaksin dalam negeri bernama Vaksin Merah Putih yang diproduksi oleh PT Bio Farma bersama Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. Menteri Keuangan Sri Mulyani pun memastikan vaksin merah putih akan sesuai dengan standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Masih Tunggu EUA dari BPOM, Rencana Vaksinasi Covid 19 Mundur, Minggu Ketiga Desember

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved