Breaking News:

DKPP Sanksi KPU Sumbar

Dicopot dari Jabatan Ketua KPU Sumbar, Amnasmen: Tidak Ada yang Berubah dengan Tahapan Pilkada

Amnasmen belum menerima secara resmi keputusan pemberhentian dirinya sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) oleh DKPP.

TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Ketua KPU Sumbar Amnasmen saat ditemui, Kamis (5/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Amnasmen belum menerima secara resmi keputusan pemberhentian dirinya sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) oleh DKPP.

"Resmi belum, teman-teman mengirim dari website DKPP," tutur Amnasmen, Kamis (5/11/2020).

Namun demikian, Amnasmen menegaskan pemberhentian dirinya tidak akan menggangu tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang sedang berjalan.

Baca juga: Amnasmen Diberhentikan DKPP, Gebril Daulay Ditunjuk jadi Plt Ketua KPU Sumbar

Justru ia berharap pelaksanaan Pilkada di Sumbar mesti berjalan dengan baik dan sukses.

KPU Sumbar juga menghormati sanksi atau hukuman dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

KPU telah menentukan sikap setelah menerima putusan DKPP tersebut.

"Hari ini kita sudah menentukan Plt Ketua, artinya bagi saya persoalan kelembagaan itu yang utama mesti ditindaklanjuti," terang Amnasmen.

Dengan putusan DKPP, KPU Sumbar menjamin tahapan Plkada tidak akan terganggu.

Baca juga: Reaksi Genius Umar Setelah DKPP Berhentikan Amnasmen dari Jabatan Ketua KPU Sumbar

Kata Amnasmen, KPU Sumbar mesti profesional. "Tidak ada yang berubah dengan tahapan Pilkada," tegas Amnasmen.

Ia menjelaskan, usai putusan DKPP, KPU langsung melakukan rapat pleno. Lalu tetap menyiapkan pengadaan logistik.

"Kita sudah menetapkan SK spesifikasi logistik yang akan kita adakan, baik provinsi maupun kabupaten kota. Tidak ada gangguan terhadap proses yang berjalan," kata Amnasmen.

Diketahui, DKPP dalam putusannya memberikan sanksi kepada ketua dan anggota KPU berupa peringatan, peringatan keras hingga pemberhentian dari jabatan.

Amnasmen diberhentikan dari jabatan Ketua KPU Sumbar.

Sementara Izwaryani diberhentikan dari dari jabatan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved