Breaking News:

BPN Sumbar Bayar Ganti Rugi Lahan Masyarakat Terdampak Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru, 8,3 Miliar

Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Barat (Sumbar) secara bertahap membayar ganti rugi lahan masyarakat yang terdampak pembangunan

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Gubernur Sumbar saat menyerahkan ganti rugi lahan masyarakat yang terdampak pembangunan Seksi I Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Selasa (3/11/2020) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Barat (Sumbar) secara bertahap membayar ganti rugi lahan masyarakat yang terdampak pembangunan Seksi I Jalan Tol Padang-Pekanbaru.

Kakanwil BPN Sumbar, Syaiful mengatakan, pembayaran ganti rugi tahap ini sepanjang titik 4,2 kilometer sampai 36,6 kilometer untuk 18 penerima dari 24 bidang tanah yang dihitung.

Namun 6 bidang tidak bisa dibayarkan karena itu fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).

"Hari ini ganti kerugian ada 18 orang dengan nominal sekitar Rp 8 miliar lebih," kata Syaiful.

Baca juga: Jumlah UMP Sumbar 2021 Rp 2.484.041, Gubernur Irwan Prayitno: Sesuai SE Menteri Tenaga Kerja

Baca juga: Gelar Pesta Pernikahan Anak Selama 3 Hari Berturut-turut, Irwan Prayitno: Sesuai Protokol Covid-19

Ia menjelaskan, yang sudah dinilai dan dihitung sebetulnya ada 75 bidang dan baru dibayar 18 bidang.

Kemudian sisanya sedang mengumpulkan dokumen, dalam waktu dekat, jika dokumen itu selesai, akan diserahkan uang ganti ruginya.

"Insya Allah uangnya sudah tersedia, tinggal masyarakat segera melengkapi dokumen. Sudah 97 persen pelaksanaan lapangan, pengukuran sudah, jadi menunggu dokumen-dokumen saja," jelas Syaiful.

Baca juga: Jokowi Soroti Kasus Covid-19 di 12 Daerah, Termasuk Padang: Irwan Prayitno: On The Track Semua

Baca juga: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Surati Jokowi, Minta Pertimbangkan Terbitkan Perppu UU Cipta Kerja

Ia menggungkapkan, jumlah bidang seluruhnya dari kilometer 4,2 sampai kilometer 36,6 sebanyak 1.008 bidang.

Syaiful mengatakan, secara fisik tidak ada masalah. Tanah yang sudah dimusyawarahkan, masyarakat 100 persen menerima.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved