PORBBI Sumbar Kini Telah Berbadan Hukum Terdaftar di Kemenkumham, Aktif di Kegiatan Sosial

Banyak perubahan yang dilakukan selama dua tahun kepengurusan Perkumpulan Olahraga Berburu Babi (PORBBI) Sumbar masa bakti 2018-2022.

Editor: Saridal Maijar
Istimewa
Kegiatan buru babi yang diadakan PORBBI Sumbar. 

TRIBUNPADANG.COM - Banyak perubahan yang dilakukan selama dua tahun kepengurusan Perkumpulan Olahraga Berburu Babi (PORBBI) Sumbar masa bakti 2018-2022.

Di samping aktif dalam kegiatan sosial, organisasi ini kini telah berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkum HAM.

PORBBI Sumbar kini telah menjadi bagian dari masyarakat banyak. Sejak zaman dulunya organisasi ini hanya sebuah perkumpulan yang fokus membantu petani membasmi hama babi.

Baru pada 2020 ini legalitas itu berhasil dimiliki berkat perjuangan pengurus. Bahkan kini PORBBI Sumbar hadir dan tampil dalam berbagai kegiatan sosial.

Baca juga: Bantah Pengurus Bertemu Paslon Gubernur, PORBBI Sumbar: Kami Tidak Akan Masuk Politik Praktis

Seperti dalam kegiatan kebencanaan, menyalurkan bantuan untuk korban bencana di sejumlah daerah di Sumbar, kemudian aktif dalam kegiatan bedah rumah warga kurang mampu.

Serta terlibat aktif dalam pelestarian hutan dan menjaga satwa dilindungi agar tidak diburu.

Ketua Umum PORBBI Sumbar Verry Mulyadi mengatakan, dalam kurun waktu dua tahun terakhir, banyak perubahan besar yang dilakukan pengurus.

"Saat ini PORBBI Sumbar sudah berbadan hukum terdaftar di Kemenkum HAM dan juga sudah didata di Kesbangpol Sumbar, dan ini merupakan suatu prestasi," sebut Verry, Senin (2/11/2020).

Bahkan, beberapa PORBBI kabupaten kota juga sudah didaftarkan dan telah berbadan hukum, seperti PORBBI Dharmasraya dan kepengurusan di beberapa daerah lainnya.

Baca juga: Cegah Corona, Porbbi Sumbar Imbau Warga untuk Hentikan Sementara Kegiatan Buru Babi

"Ini bentuk kekompakan PORBBI Sumbar dan PORBBI di kabupaten kota. Kini organisasi sudah merupakan organisasi legal karena sudah terdaftar dan berbadan hukum."

"Program ke depan target kami adalah semua daerah mempunyai legalitas dan teregister di Kesbangpol sehingga organisasi dipayungi hukum serta di lindungi UUD 1945," jelasnya.

Verry menambahkan, dengan sudah berbadan hukum yang melindungi, tentunya segala persoalan yang dihadapi organisasi di kemudian hari bisa diatasi dengan mudah. Bahkan anggota-anggota PORBBI juga terlindungi secara sah.

Ia sendiri juga tidak menampik kalau pada tahun politik banyak godaan yang mengajak PORBBI Sumbar untuk masuk ke ranah politik dan menentukan sikap mengusung pasangan calon dalam Pilkada 2020.

Namun sesuai komitmen dan kesepakatan pengurus, PORBBI Sumbar tidak terlibat politik praktis atau mendukung calon tertentu.

Baca juga: Hama Babi Resahkan Petani Pesisir Selatan, Porbbi Lengayang Gelar Buru Besar-besaran

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved