Bukit Matoa Dilirik untuk Spot Foto Instagramable di Kota Padang, Takjub Menikmati Panorama Alam

Saat ini terdapat satu lokasi baru yang Instagramable di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Aksen seorang pengunjung saat menikmati puncak Bukit Matoa di Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (27/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Saat ini terdapat satu lokasi baru yang Instagramable di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Sudut lokasinya berada di wilayah Kota Padang dengan pemandangan dari ketinggian yang kiranya siap untuk menjadi obyek wisata terbaru di ibu kota Provinsi Sumbar tersebut.

Sejauh ini, lokasi wisata ini belum dibuka untuk umum, karena sedang dibuatkan akses jalan yang baik bagi pengunjung.

Lokasi wisata ini menyuguhkan pemandangan dari ketinggian yang dapat melihat setiap sudut Kota Padang.

Lokasi destinasi wisata yang akan dikembangkan ini berlokasi Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.

Lokasi ini dinamakan 'Bukit Matoa' atau kepanjangan dari Bukit Mato Aie yang berada di tengah kota Padang.

Baca juga: Hotel Santika Hadir di Bukittinggi, Dilengkapi Swimming Pool Sky Lounge Fitness dan Resto

Pantauan TribunPadang.com, terlihat sejumlah pengunjung harus berjalan kaki untuk dapat naik ke atas.

Awalnya masuk ke simpang Gang Masjid Muhajirin, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar.

Selanjutnya pengunjung memarkirkan kendaraannya dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju puncak bukit Matoa.

Jalan untuk dapat mencapai puncaknya membutuhkan perjuangan agar sampai ke lokasi, karena akses jalan mendaki.

Selain itu, dikarenakan akses jalan masih tanah dan jalan setapak. Pengunjung harus memasuki hutan agar sampai ke lokasi.

Namun, sebelum menuju puncak, pengunjung akan disuguhkan dengan keasrian lokasi tersebut yang masoh hijau dengan pohon-pohon.

Seorang pengunjung, Juabdi Nursyah (30) mengatakan kalau sesampai di tas puncak bukit dapat melihat Kota Padang dengan jelas dari ketinggian.

Dikatakannya, rasa lelah dapat terbayarkan dengan pemandangan yang disuguhkan.

Namun, Juabdi menyarankan untuk pengunjung agar membawa makanan dari bawah atau sebelum naik.

Hal itu dikarenakan, tidak ada pedagang yang berjualan di lokasi puncak bukit Matoa.

"Saya juga baru tahu ada lokasi ini, baru sekali ini naik ke puncak Bukit Matoa. Pemandangannya indah, dapat melihat Kota Padang dengan jelas," kata Juabdi, Selasa (27/10/2020).

Aksen seorang pengunjung saat menikmati puncak Bukit Matoa di Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (27/10/2020).
Aksen seorang pengunjung saat menikmati puncak Bukit Matoa di Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (27/10/2020). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Ia menjelaskan kalau sesampai di atas menyempatkan untuk berfoto dengan latarbelakang pemandnagan Kota Padang dan jejeran Bukit Barisan.

Kata dia, dari atas puncak bukit Matoa dapat melihat hampir keseluruhan Kecamatan di Kota Padang serta barisan pantai Padang.

"Kalau untuk jalannya memang masih kurang baik, apalagi kalau hujan akan susah untuk naik ke puncak. Disarankan kalau hendak naik ke puncak pagi atau siang hari," katanya.

Hal itu dikarenakan, perjalanan untuk naik ke atas memakan waktu lebih dari 30 menit dan perjalanan yang mendaki serta memasuki hutan.

"Diharapkannya lokasi ini bisa menjadi destinasi wisata baru yang ada di Kota Padang dan bisa berkembang lebih baik lagi," katanya.

Seorang warga lainnya, Suarnopen (58) mengatakan, kalau lokasi puncak bukit Matoa belum dibuka untuk umum.

"Kami secara swadaya bersama warga sekitar membersikan jalan-jalan atau akses menuju puncak Bukit Matoa agar lebih mudah dilalui pengunjung," katanya.

Ia menambahkan, Bukit Matoa sendiri sudah mulai banyak dikunjungi oleh masyarakat khususnya anak-anak muda yang ingin menikmati pemandangan Kota Padang dari ketinggian.

Setelah itu, masyarakat mulai merintis bersama pihak lainnya agar dijadikan lokasi wisata.

Kata dia, untuk naik ke atas sekitar 500 meter lebih dan bisa melihat keindahan alam dan Kota Padang.

"Banyak yanh sudah datang ke atas ini, seperti anak mahasiswa. Dan, mereka mengatakan kalau lokasi ini surganya Kota Padang," katanya.

Ia menjelaskan, lokasinya tidak panas karena masih banyak pohon-pohon besar di lokasi dari awal naik sampai ke puncak.

"Harapan kita kepada pemerintah kalau dapat secepatnya lokasi ini dibangun, sehingga ada mata pencarian baru bagi masyarakat," katanya.

Ia menyebutkan, jika pengunjung ramai sehingga masyarakat dapat berjualan di lokasi wisata.

"Saat ini saya juga sedang mencoba membuat taman dengan menanam tanaman bunga di lokasi," katanya.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved