Breaking News:

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Gubernur Sumbar Minta Warga Menahan Diri di Rumah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Gubernur Sumbar Minta Warga Sumbar Menahan Diri di Rumah

TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat ditemui, Kamis (24/9/2020). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengimbau masyarakat untuk menahan diri berlibur atau bepergian ke luar kota di momen libur panjang pada akhir Oktober ini.

Hal tersebut tercantum dalam Surat Edaran nomor : 360/225/Covid-19-SBR/X-2020 tentang Antisipasi Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Libur dan Cuti Bersama tahun 2020 di Provinsi Sumatera Barat pada 26 Oktober 2020.

Baca juga: Padang Tak lagi Zona Merah Covid-19, Akankah Edaran Larangan Pesta Perkawinan Dicabut?

Baca juga: Catatan Sebaran Covid-19 di Padang, 7.205 Positif, 3.893 Sembuh dan 114 Meninggal Dunia

"Libur panjang di akhir Oktober, saya imbau warga dalam situasi pandemi Covid-19 untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota untuk berlibur, masyarakat harus bisa menahan diri," ungkap Irwan Prayitno dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2020).

Hal tersebut, kata dia, memperhatikan kondisi pandemi dan penularan Covid-19 yang masih terjadi.

Irwan Prayitno berharap masyarakat memanfaatkan libur panjang di akhir Oktober ini dengan berkumpul di rumah bersama keluarga atau melakukan yang kegiatan bermanfaat.

"Meski tidak ada larangan (berlibur atau bepergian ke luar kota) karena pariwisata dibuka, tapi lebih baik menghindari kerumunan," ucap Irwan Prayitno.

Apabila harus melakukan perjalanan ke luar daerah karena alasan yang tidak dapat dihindari, lanjutnya, maka harus melakukan PCR Test atau Rapid Test menyesuaikan dengan aturan yang berlaku pada moda transportasi.

Begitu juga sebaliknya, setelah melaksanakan perjalanan dari luar daerah agar kembali malakukan PCR Test atau Rapid Test untuk menentukan status Covid-19 pelaku perjalanan.

"Apabila hasil tes tersebut positif, harap segera melakukan isolasi mandiri atau karantina di fasilitas yang disiapkan pemerintah," kata Irwan Prayitno.

Selanjutnya, Irwan Prayitno mengatakan, bagi masyarakat yang melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW agar cukup dilaksanakan di lingkungan masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Bagi masyarakat yang mengadakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," ujar Irwan Prayitno.

Sementara itu, Assisten III Setdaprov Sumbar Nasir Ahmad juga mengatakan setiap daerah diharapkan untuk memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan mengintensifkan Satgas Covid-19 di lingkungannya masing-masing.

Ia mengatakan, pihaknya akan mengidentifikasi tempat-tempat wisata di seluruh Sumbar dan memaksimalkan protokol kesehatan serta kapasitas tempat wisata.

Semua itu dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di daerah, di antaranya dengan meyakinkan pengunjung untuk membawa surat hasil tes PCR atau rapid test dengan hasil negatif.

"Kita akan tetap mengantisipasi lonjakan kerumunan warga di momen libur panjang akhir Oktober ini," sebut Nasir. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved