Breaking News:

Corona Sumbar

Warning Gubernur Sumbar ke ASN: Tak Pakai Masker, Kenaikan Pangkat Ditunda, Tunjangan Dipotong

Selain memberikan sanksi Perda AKB, juga diberikan sanksi tambahan bagi ASN yang kedapatan melanggar ketentuan protokol kesehatan di tempat kerja.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
Humas Pemprov Sumbar
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat rapat dengan seluruh kepala OPD di aula kantor gubernur, Senin (19/10/2020). 

Selain memberikan sanksi Perda AKB, juga diberikan sanksi tambahan bagi ASN yang kedapatan melanggar ketentuan protokol kesehatan di tempat kerja atau perkantoran oleh kepala OPD.

Seperti, penggunaan masker, pembatasan pertemuan tatap muka secara langsung dan tetap jaga jarak.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 15 Oktober 2020: Tambah 340 Positif, Padang dan Sijunjung Terbanyak

"Sanksi tambahan ini berupa ditundanya kenaikan pangkat dan pengurangan tunjangan yang akan diterima bagi yang melanggar," tegas Irwan Prayitno.

Selanjutnya Gubernur Sumbar menegaskan untuk mengantisipasi risiko penularan Covid-19, ia meminta kepala OPD dalam lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera menindaklanjutinya.

"Jangan lalai dan anggap sepele. Bila ada kelalaian dan berakibat adanya konfirmasi positif di lingkungan kerja, maka akan ada peringatan dari pimpinan," tegas Gubernur.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Sumatera Barat nomor 360/222/Covid-19-SBR/X-2020 tentang Pengawasan Protokol Kesehatan di Tempat Kerja/Perkantoran.

Oleh karena itu, diwajibkan seluruh ASN mematuhi protokol kesehatan.

"Mudah-mudahan dengan berlakunya aturan ini, kita bisa memutus mata penyebaran virus corona di Sumbar," harap Irwan Prayitno. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved