Breaking News:

Corona Sumbar

Kasus Covid-19 di Kota Padang Menurun, Edaran Larangan Pesta Perkawinan Ditinjau Ulang

Jika Kasus Covid-19 di Padang Menurun, Edaran Larangan Pesta Perkawinan Ditinjau Ulang

ISTIMEWA
Ilustrasi: Petugas Satpol PP Padang pada saat melakukan pengawasan terhadap protokol kesehatan di salah satu pesta pernikahan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (27/9/2020) dini hari 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Padang Hendri Septa menegaskan akan meninjau ulang kembali Surat Edaran (SE) Larangan Pesta Perkawinan dan Batasan Bagi Pelaku Usaha.

Menurutnya, peninjauan ulang dapat dilakukan, jika angka kasus positif Covid-19 di Kota Padang menurun menjelang 9 November 2020 mendatang.

"Masih ada sekitar empat minggu mulai berlakunya edaran tersebut, jika kasus positif Covid-19 di Kota Padang menurun, maka kita akan tinjau ulang lagi SE tersebut," ujar Hendri Septa Kamis (15/10/2020).

Plt Wako Hendri Septa menjelaskan, SE Wali Kota Padang tersebut dikeluarkan melihat tingginya peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Padang.

Baca juga: Plt Wali Kota Sebut Edaran Larangan Pesta Perkawinan di Padang Bisa Dibatalkan, Asalkan. . .

Baca juga: Pesta Pernikahan di Kota Padang Didatangi Petugas Satpol PP, Tuan Rumah Sempat Panik

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Padang, https://dinkes.padang.go.id, pada 14 Oktober 2020 tercatat jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 4.971 kasus.

Jika dirinci terjadi penambahan kasus positif baru setiap hari yang melebihi 100, bahkan melebihi diangka 200. 

Seperti pada 10 Oktober terdapat 119 kasus, 11 Oktober 229 kasus, 12 Oktober 123 kasus, 13 Oktober 152 kasus positif dan 14 Oktober 291 kasus positif baru, bahkan hari lebih 200 kasus.

"Dengan jumlah kasus positif yang begitu signifikan peningkatannya, maka Kota Padang sekarang berada pada zona merah. Dan Kota Padang juga telah dinyatakan oleh Pemerintah Pusat menjadi 10 kota terparah penyebaran Covid-19 di Indonesia," jelasnya.

Dijelaskan, tidak hanya peningkatan jumlah kasus positif baru, jumlah angka kematian karena Covid-19 juga meningkat. 

Pada 14 Oktober 2020 tercatat jumlah kasus kematian di Kota Padang sudah 92 orang. Terjadi peningkatan sekitar 1 sampai 2 orang setiap harinya. 

"Pemerintah Kota Padang perlu membuat dan mengeluarkan aturan, yang semata-mata demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Padang," jelasnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved