Breaking News:

Apa yang Terjadi Jika Kita Lebih Banyak Membeli Barang dari Luar Negeri?

Apa yang terjadi jika kita lebih banyak membeli barang dari luar negeri? Berikut kunci jawaban Tema 4 Kelas 6 halaman 121 - 122:

Editor: Saridal Maijar
Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Apa yang Terjadi Jika Kita Lebih Banyak Membeli Barang dari Luar Negeri? 

TRIBUNPADANG.COM - Apa yang terjadi jika kita lebih banyak membeli barang dari luar negeri?

Pertanyaan tersebut merupakan soal Tema 4 Kelas 6 SD/MI halaman 121 sampai 122, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2018.

Halaman 121 - 122 tersebut merupakan materi Pembelajaran 4, Subtema 3 Globalisasi dan Cinta Tanah Air, Tema 4 Globalisasi.

Berikut kunci jawaban Tema 4 Kelas 6 halaman 121 - 122:

3. Apa yang terjadi jika kita lebih banyak membeli barang dari luar negeri?

Jawaban: Dapat mengancam ekonomi Indonesia, dapat membunuh kreativitas anak bangsa, dan meningkatkan ekonomi negara lain.

KLIK LINK DI BAWAH UNTUK JAWABAN LENGKAPNYA:

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 6 Halaman 119 120 121 122 123 124 Pembelajaran 4 Subtema 3

Aku Cinta Produksi Indonesia

Lihat di sekitarmu. Perhatikan baju, sepatu olahraga, atau tas yang kamu dan temanmu gunakan. Tentu ada sebagian dari kalian yang memakai banyak barang-barang produksi luar negeri dengan berbagai merek terkenal. Terutama kalian yang tinggal di kota-kota besar. Apakah barang-barang yang kalian pakai ada yang dibuat di dalam negeri? Banyak lho, baju-baju, sepatu-sepatu, atau tas-tas produksi dalam negeri yang kualitasnya sama, bahkan lebih baik dari barang sejenis produksi luar negeri.

Globalisasi membawa kemudahan dalam pertukaran produk. Kemajuan teknologi memotong berbagai biaya yang dibutuhkan dalam pengiriman produk ke negara lain. Dahulu, untuk melindungi produk dalam negerinya dari serbuan produk negara lain, pemerintah memberlakukan pajak yang tinggi untuk produk impor. Oleh karena itu, dahulu produk impor tidak terjangkau oleh masyarakat luas. Harganya mahal. Hanya segelintir masyarakat yang mampu membelinya. Di era globalisasi, tuntutan perdagangan bebas antarnegara mengecilkan kemungkinan untuk memberlakukan pajak yang tinggi. Akibatnya, produk dalam negeri harus rela bersaing dengan berbagai merek produk luar negeri.

Siapa yang dirugikan jika produk luar negeri lebih diminati oleh masyarakat? Tentunya para pengrajin kreatif dari berbagai pelosok negeri. Teman, kerabat, saudara, atau mungkin orang tua kita sendiri dapat menjadi pengrajin yang merugi.

Siapa yang dapat memelihara kelangsungan produksi dalam negeri? Tentu hanya kita, sang anak negeri. Sudah sepatutnya kita menghargai kreativitas saudara sendiri. Sehingga, ketika suatu hari kamu berbelanja di toko sepatu, dan dihadapkan pada pilihan sepatu buatan Indonesia atau sepatu buatan Amerika, mana yang akan kamu beli? Hanya anak Indonesia yang cinta produksi Indonesia yang akan memilih sepatu produksi dalam negeri.

(TribunPadang.com)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved