Breaking News:

Warga Limapuluh Kota Minta Jalur Tol Padang-Pekanbaru Dipindahkan, Gubernur: Kita Pertimbangkan

Puluhan masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (2/10/2020) lalu

TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Puluhan masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (2/10/2020) lalu.

Warga yang merupakan perwakilan 4 nagari tersebut menyampaikan aspirasi agar pemerintah memindahkan jalur tol di wilayahnya karena berada di wilayah produktif dan pemukiman penduduk.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebut, akan mempertimbangkan permintaan warga tersebut.

Lahan Terancam Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Warga Limapuluh Kota Mengadu ke DPRD Sumbar

"Kalau memang warga minta, kita pertimbangkan, enggak masalah, apalagi pembangunan belum berjalan, penetapan lokasi (penlok) juga belum ada," kata Irwan Prayitno, Senin (5/10/2020).

Ia mengatakan, penlok saat ini masih dari titik 0 sampai 30 kilometer.

Jadi belum sampai ke wilayah Kabupaten Limapuluh Kota dan prosesnya masih panjang.

"Jadi masih bisa dipertimbangkan, mau kita taruh ke gunung, bukit, juga bisa, tak ada masalah," ujar Irwan Prayitno.

Kasus Rabies di Padang Masuk 3 Terbesar di Sumbar, Ranperda Pengendalian Diharapkan Jadi Solusi

Irwan Prayitno menegaskan, hal itu akan ditindaklanjuti nanti karena waktu masih panjang, masih perlu waktu, dan soal pemindahan tidak ada masalah.

Ia mendukung jika lahan tol dipindahkan ke lahan yang tidak produktif sesuai aspirasi masyarakat.

Lahan tersebut bisa dipindahkan asalkan sebelum ditetapkan penlok.

Sementara, aspirasi masyarakat perlu ditampung, daripada nanti dikhawatirkan menimbulkan masalah.

"Lahan masih banyak, bagus (aspirasi) justru saya dukung itu, kalau lahan produktif kasihan kita, penghasilannya jadi hilang, aman itu, yang penting sebelum ditetapkan penlok," tambah Irwan Prayitno. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved