Info BMKG
Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Sumbar, Selasa 29 September 2020, Ada juga Pasang Surut
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah pera
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat, Selasa (28/9/2020).
Peringatan yang dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur pada Selasa 29 September 2020 dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 19.00 WIB.
Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji saat dihubungi TribunPadang.com menyebutkan adanya Potensi gelombang dengan ketinggian 0.10 - 3.00 meter berpeluang terjadi di wilayah perairan Sumatera Barat, perairan timur Siberut, perairan timur Sipora, dan perairan timur Pagai.
• BMKG: Peringatan Gelombang Tinggi Perairan Sumbar 28-29 September 2020, Waspada Perahu Nelayan
• BMKG Maritim Teluk Bayur Prediksi 3 Hari Ke Depan Ada Gelombang Tinggi Lebih Dua Meter Harap Waspada
Ia juga mengatakan waspada terhadap potensi gelombang dengan ketinggian 1.00 - 3.50 meter berpeluang terjadi di wilayah perairan barat pesisir Bengkulu.
"Waspada potensi gelombang dengan tinggi 2.50 - 5.00 meter berpeluang terjadi di wilayah perairan barat Pagai, perairan barat Sipora, perairan barat Siberut, perairan utara Siberut, perairan barat Enggano, samudera hindia barat Mentawai dan Samudera Hindia Barat Bengkulu," kata Budi Iman Samiaji, Senin (28/9/2020).
Selain gelombang, Budi Iman Samiaji juga menyebutkan prakiraan Pasang Surut di Teluk Bayur pada Selasa 29 September 2020 dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 19.00 WIB.
"Diprediksi terjadinya pasang dengan ketinggian 1.0 meter pukul 07.00 WIB, dan surut sekitar 0.3 meter sekitar pukul 11.00 WIB pada hari ini," kata Budi Iman Samiaji.
Ia juga berharap untuk mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter untuk perahu nelayan.
"Waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," ujar Budi Iman Samiaji.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/ilustrasi-gelombang-tinggi-di-perairan-sumbar.jpg)