Breaking News:

Mendikbud RI Klarifikasi Isu Penghapusan Mata Pelajaran Sejarah, MSI Sumbar Turut Sampaikan Sikap

Ketua MSI Sumatera Barat (Sumbar) Dr Wannofri Samry M.Hum mengemukakan pihaknya menanggapi rencana Penghapusan Pelajaran Sej

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.WANNOFRI SAMRY
Para pengurus MSI Simbar, anggota tetap MSI melakukan sesi foto bersama seusai musyawarah cabang (Muscab) yang memilih kembali Dr Wannofri Samry, M Hum sebagai Ketua umum MSI Sumbar 2019-2024 di Kampus STKIP PGRI Sumbar, Padang pada Senin (11/11/2019). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim mengaku terkejut dengan isu  rencana penghapusan mata pelajaran (Mapel)  Sejarah  dalam kurikulum nasional.

Hanya berselang beberapa waktu, Minggu (20/9/2020) melalui  YouTube Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim memposting klarifikasinya.

Sebelumnya, beredar informasi tentang regulasi dan kebijakan Mapel Sejarah yang mengemuka di media publik serta media sosial pada Sabtu (19/9/2020). 

Mendikbud Nadiem menegaskan tidak ada regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran Sejarah dalam kurikulum nasional.

Nadiem Makarim Beberkan Skenario Mengawali Tahun Ajaran Baru Saat Pandemi Corona

Empat Kebijakan Kampus Merdeka Mendikbud Nadiem Makarim Disosialisasikan di Sumbar

Selain itu, dirinya terkejut atas beredarnya informasi terkait komitmen dirinya  terhadap sejarah perjuangan bangsa yang dipertanyakan. 

Mendikbud Nadiem Makarim manegaskan bahwa misinya justru kebalikan,  dari isu yang berkembang tersebut. 

"Saya ingin menjadikan Sejarah menjadi relevan bagi generasi muda dengan penggunaan media yang menarik dan relevan untuk generasi baru kita agar menginsipirasi bagi mereka. Identitas generasi baru yang nasionalis lahir dari kolektif memori yang membanggakan dan menginspirasi," papar Mendikbud Nadiem Makarim.

Mendikbud Nadiem Makarim mengimbau supaya masyarakat tidak langsung memercayai informasi yang belum tentu ada kebenarannya.

"Sekali lagi saya imbau agar jangan biarkan masyarakat menjadikan informasi yang tidak benar menjadi liar, semoga klarifikasi ini menenangkan masyarakat. Sejarah adalah tulang punggung dari identitas nasional. Tidak mungkin akan kami hilangkan," tutupnya 

Siaran Pers MSI Sumbar

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved