Breaking News:

Andre Rosiade Gerebek PSK di Padang

Kabar PSK yang Digerebek Polisi dan Andre Rosiade di Hotel Kota Padang, Jaksa Tuntut 5 Bulan Penjara

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat melalui jaksanya menuntut terdakwa seorang perempuan NN dengan pidana lima bulan kurungan

Editor: Emil Mahmud
Kolase foto TribunPadang.com
Ilustrasi: Anggota DPR RI Andre Rosiade dan PSK berinisial NN. 

TRIBUNPADANG.COM - Bagaimana kabar terduga pekerja seks komersil (PSK) yang sempat heboh menyusul digerebek di sebuah hotel di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) belum lama ini. 

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar melalui jaksanya menuntut terdakwa seorang perempuan NN dengan pidana lima bulan kurungan.

Sebelumnya, NN merupakan pihak yang digerebek jajaran kepolisian Polda Sumbar dan Anggota DPR RI, Andre Rosiade pada Januari 2020 lalu.

Jaksa menilai terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana Pasal 27 ayat (1) Jo pasal 45 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

"Menuntut agar majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah sebagaimana dakwaan kesatu, dan menjatuhkan pidana penjara terhadap NN selama lima bulan dikurangi masa tahanan," ujar JPU Kejati Sumbar Dewi Permata dalam persidangan, dikutip dari Antara, Selasa (15/9/2020).

Dalam pertimbangan jaksa hal yang meringankan tuntutan, karena terdakwa bersikap sopan di persidangan, serta belum pernah dihukum.

Andre Rosiade Menuai Kritik Atas Penggerebekan PSK di Kamar 606, Kurang Elok hingga Pencitraan

15 Orang Tewas dalam Penggerebekan Markas Terduga Teroris di Sri Lanka, 6 di Antaranya Anak-anak

Sementara hal yang memberatkan, karena perbuatan terdakwa tersebut telah meresahkan masyarakat.

Menanggapi tuntutan jaksa, terdakwa yang didampingi penasihat hukum Riefia Nadra dan Ine Sari Dewi Cs, mengatakan akan mengajukan pembelaan secara tertulis (pleidoi) pada sidang berikutnya.

Majelis hakim yang diketuai Reza Himawan, beranggotakan Lifiana Tanjung dan Suratni, memberikan waktu selama dua hari bagi pihak terdakwa menyiapkan pembelaannya.

“Sidang akan dilanjutkan kembali pada Rabu (16/9/2020 besok-red) ,” ujar Hakim Reza.

Selain NN, dalam perkara yang sama juga ada terdakwa lainnya yakni AS yang berperan sebagai muncikari.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved