Corona Sumbar

Diduga Picu Klaster Baru Covid-19 di Sijunjung, Pemkab: Nikah Boleh, Tapi Pesta Tunda Dulu

Seorang warga Nagari Muaro Bodi, Kecamatan IV Nagari, LM (68) tahun yang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal pada 30 Agustus 2020 lalu.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
kemkes.go.id
Ilustrasi: Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang warga Nagari Muaro Bodi, Kecamatan IV Nagari, LM (68), yang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal pada 30 Agustus 2020 lalu.

Kemudian, sudah dilakukan tracing dan swab di Kecamatan IV Nagari tersebut.

Awalnya penambahan pasien positif itu tiga orang, lalu penambahan 15 orang dan dua orang.

Kini tambah 10 warga terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (9/9/2020) hari ini.

Soal Ucapan Puan Maharani tentang Sumbar, Fadli Zon: Jangan Sampai Kita Menjadi Maling Kundang

Kasus Positif Corona Terus Meningkat, Okupansi Rumah Sakit di Sumbar 60 Persen

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rizal Efendi selaku Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Sijunjung mengatakan, 10 orang itu 8 di antaranya perkembangan kasus positif yang meninggal 30 Agustus lalu.

Dua lagi merupakan kasus di Kamang Baru sumber beda lagi, diduga impor dari Padang.

Dia menjelaskan, satu orang yang meninggal tersebut sebelum meninggal sempat mengalami gejala sesak nafas, lalu dibawa ke IGD RSUD Sijunjung.

Setelah itu dirujuk ke M Djamil, di M Djamil Kota Padang kemudian dikabarkan meninggal dunia.

Setelah meninggal, penyelenggaran jenazah menggunakan protokol covid-19.

Pada 27 Agustus sempat melakukan swab, tiga hari setelah itu keluar hasil dan dinyatakan positif Covid-19.

"Karena positif, kita tracing IGD, rumah, guru di salah satu SMP dan SD dekat itu, tetangga dia, akhirnya berkembang. Namun petugas IGD 21 orang negatif semua," ungkap Rizal Efendi.

Setelah meninggal dunia, tetangga dekat rumah menyelenggarakan pesta pernikahan.

Diduga terjadi penularan Covid-19 saat gelaran pesta pernikahan tersebut, sehingga jumlah kasus Covid-19 terus bertambah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved