Virus Corona

Mendadak Ada Klaster Baru Covid-19, Lockdown Diberlakukan di Jalur Gaza

Lockdown penuh diberlakukan di Jalur Gaza yang terkepung pasca-pihak berwenang mengonfirmasikan ada penyebaran kasus virus corona di klaster baru.

Editor: Emil Mahmud
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi: Virus Corona - Covid-19. 

TRIBUNPADANG.COM - Adanya kekhawatiran akan wabah yang berpotensi menghancurkan wilayah Palestina yang miskin pun meningkat.

Alhasil, lockdown penuh diberlakukan di Jalur Gaza yang terkepung pasca-pihak berwenang mengonfirmasikan ada penyebaran kasus virus corona di klaster baru.

Mengutip Al Jazeera, hingga saat ini kasus dilaporkan terkait dengan fasilitias karantina warga yang kembali dari luar negeri.

Kementerian Kesehatan mengatakan empat orang dari keluarga yang sama dinyatakan positif di Gaza tengah dan penyelidikan sedang dilakukan untuk melacak sumber infeksi, Senin (24/8/2020).

Pemerintah lantas memberlakukan lockdown wilayah selama 48 jam mulai Senin malam.

Kamp pengungsi al-Maghazi, tempat tinggal keluarga tersebut juga masuk dalam wilayah yang dibatasi.

Pihak berwenang juga memerintahkan pusat bisnis, sekolah, masjid, dan kafe untuk ditutup.

Hari Ini Terakhir Pengisian DRH dan Unggah Dokumen Bagi Peserta CPNS 2019 Kementerian Agama

Update Corona Dunia 25 Agustus:Total di Amerika Serikat 5,9 Juta Kasus dan India 3,1 Juta Terinfeksi

Panic Buying

Lebih jauh, saat kabar ini menyebar, orang-orang melakukan panic buying.

Mereka lari ke supermarket dan membeli bahan makanan hingga perlengkapan kebersihan.

Hari itu, kendaraan polisi berkeliling di jalan menggunakan pengeras suara untuk mendesak warga Gaza mematuhi jam malam.

jammalamgaza
Jam malam penuh 48 jam berlaku di jalur pantai yang dikelola Hamas setelah empat anggota keluarga dinyatakan positif terkena virus corona.

Korea Utara Luncurkan Website Baru, Seusai Rumor Kim Jong Un Meninggal Dunia

Terungkap ketika Ada yang Berkunjung ke Tepi Barat

Untuk diketahui, Kementerian kesehatan Gaza mengatakan kasus-kasus itu terungkap setelah seorang wanita melakukan perjalanan ke Tepi Barat yang diduduki.

Rupanya wanita itu dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved