Liga Champions

Malapetaka! Barcelona Dipermalukan Bayern Muenchen, Quique Setien,Dibikin 'Frustrasi'

Pelatih Barcelona, Quique Setien, mengaku frustrasi atas kekalahan telak Barcelona atas Bayern Munchen dengan skor 2-8 di Perempat Final Liga Champion

Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/BUNDESLIGA_EN
Ilustrasi: Selebrasi para pemain Bayern Muenchen 

TRIBUNPADANG.COM -  Bayern Muenchen menunjukkan keperkasaannya atas Barcelona secara spektakuler menang telak  skor 2-8 pada perempat final Liga Champions, Jumat (14/8/2020) atau Sabtu dini hari WIB.

Rangkaoan delapan gol Bayern Muenchen dicetak oleh Thomas Muller di menit ke-4, 31, Ivan Perisic di menit 21, Serge Gnarby di menit 27, Joshua Kimmich pada menit ke-62, Robert Lewandowski di menit 82 dan Coutinho di menit 84, 89.

Sedangkan gol dari Barcelona berasal dari gol bunuh diri David Alaba di menit ke-7 dan Luis Suarez pada menit ke-58.

Kekalahan ini menjadi rekor terburuk Barcelona selama keikutsertaan mereka di ajang Liga Champions.

Mengomentari hal itu, Setien tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

"Benar-benar menyakitkan, Saya sangat frustrasi, Barcelona adalah klub besar, dan kekalahan ini merusak dan sesuatu pasti akan berubah." ujar Setien di laman Movistar.

"Terlalu dini untuk berpikir apakah saya akan melanjutkan atau tidak, itu tidak tergantung pada saya, akan ada refleksi mengingat pentingnya bagi Barcelona dan ini adalah kekalahan yang memalukan," lanjutnya.

"Tidak ada pesan yang positif sekarang, ini sangat menyakitkan bagi para penggemar, Kita harus menerima pukulan ini, mengasimilasinya, Anda harus selalu berpikir bahwa masa depan akan lebih baik." lanjut mantan pelatih Real Betis ini.

"Kredibilitas seorang manajer berkurang secara signifikan setelah kekalahan seperti ini, itu jelas."

Sebelumnya, Bek Senior Barcelona, Gerard Pique angkat bicara atas kekalahan telak timnya dari Bayern Muenchen dengan skor 2-8 di Liga Champions, Sabtu (15/8/2020).

Menyikapi hal itu, Gerard Pique menyebut hasil ini sangat buruk dan menginginkan perubahan di timnya.

“Permainan yang mengerikan, perasaan yang mengerikan ... memalukan bagi kami," buka Pique di laman Movistar.

"Sangat suli,  Klub membutuhkan perubahan dan saya tidak berbicara tentang pelatih dan pemain, secara struktural kami membutuhkan perubahan dari semua awal, ini bukan yang pertama, atau yang kedua, atau yang ketiga " ujar mantan bek Manchester United tersebut.

“Jika saya harus mengubah keadaan, saya akan menjadi yang pertama (keluar dari klub). Kami semua harus melihat, berefleksi, memutuskan apa yang penting bagi klub. ”

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved