Breaking News:

Indra Catri Tersangka

Bupati Agam Indra Catri dan Sekda Martias Wanto Ditetapkan Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian

Bupati Agam dan Sekretaris Daerah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap anggota DPR RI Mulyadi

TribunPadang.com/reziazwar
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Bupati Agam dan Sekretaris Daerah Kabupatan Agam ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap anggota DPR RI Mulyadi.

Hal itu ditetapkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar).

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan Bupati Agam Indra Catri dan Sekretaris Daerah Martias Wanto sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Buntut Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Mulyadi, Giliran Polda Sumbar Panggil Indra Catri

"Hasil pendalaman memang kasusnya sudah P21, kemudian dilakukan pendalaman," kata Satake, Selasa (11/8/2020).

Kata dia, penetapan tersebut setelah melakukan penyidikan dan mengambil keterangan saksi ahli.

Disebutkannya, saksi yang diperiksa hampir kurang lebih 18 yang diperiksa, yaitu saksi ahli, ahli IT, ahli bahasa, dan ahli kriminolog.

"Juga hasil labfor forensik, dan pada Jumat (7/8/2020) dilakukan gelar perkara di Bareskrim Mabes Polri, dari hasil tersebut ada tersangka tambahan," sebutnya.

Kata dia, pertama MW (Martias Wanto) umur 54 sesuai penetapannya Nomor 32/VIII/2020/Ditreskrimsus, tanggal 10 Agustus 2020.

Kedua, IC (Indra Catri) umur 59 laki-laki, sesuai dengan surat penetapan Nomor 33/VIII/Reskrimsus/ 2020, tanggal 10 Agustus 2020.

"Saat ini yang bersangkutan keduanya dinyatakan sebagai tersangka. Perannya turut serta dalam perkara tersebut," ujarnya.

Kata dia, Bupati Agam dan Sekda belum dilakukan penahanan dan baru penetapan sebagai tersangka.

Kasus ini berawal dari laporan atas nama Revli Irwandi. Bentuk pencemaran nama baik itu terjadi di media sosial Facebook yang diketahui akun bodong.

Akun tersebut bernama Mar Yanto yang memposting foto sekaligus kata-kata yang tidak pantas.

"Akun Facebooknya itu mengupload gambar dan kata-kata yang tidak pantas," katanya.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved