Breaking News:

Berita Padang Pariaman Hari Ini

Sekeluarga di Padang Pariaman Huni Rumah Berlantaikan Tanah, Disambangi Tim Polsek Sungai Limau

Zhaidil (50) bersama keluarganya di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hidup sangat s

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Jajaran Polsek Sungai Limau saat mendatangi lokasi rumah warga yang hidup dalam kesederhanaan guna diberikan bantuan, Selasa (4/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Zhaidil (50) bersama keluarganya di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hidup sangat sederhana dan memprihatinkan hingga saat ini.

Keluarga Zhaidil menjalani hari-harinya dalam kondisi rumah yang memprihatikankan di Lakuk Mamban, Korong Lohong Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.

Kapolsek Sungai Limau, Iptu Nasirwan yang mendatangi rumah Zhaidil sekaligus menyalurkan bantuan untuk keluarga tersebut.

"Kondisi rumahnya memang memprihatinkan, berlantai tanah, dinding bambu, atap rumbia dan sudah banyak yang bocor," kata Nasirwan, Selasa (4/8/2020).

Kata dia, Zhaidil (50) sehari-hari bekerja serabutan atau ambil upah ke sawah milik orang lain.

"Zhaidil (50) ini memiliki anak enam orang, yaitu tiga orang masih sekolah dan tiga orang lagi sudah putus sekolah," sebutnya.

Kunker ke Polres Solok, Ini Arahan Wakapolda Sumbar untuk Antisipasi Potensi Konflik Jelang Pilkada

Lansia di Kota Padang Terima Bantuan Paket Makanan, Walikota: Tak Ada Lansia yang Tak Diperhatikan

Sedangkan, upah yang diterima Zhaidil (50) saat mengambil upah di sawah Rp 50-60 ribu sehari. Namun, katanya pekerjaan tersebut tidak selalu ada setiap harinya.

Iptu Nasirwan menyebutkan kalau anak Zhaidil (50) selalu juara meski hidup dalam keterbatasan ekonomi.

"Namun, saat sekarang ini anaknya susah belajar, karena belajar secara daring di rumah, dan keluarganya terkendala terkait paket internet," sebut Iptu Nasirwan.

Dikatakan, keluarga tersebut sebelumnya tidak memiliki perangkat handphone/HP kemudian ada seseorang yang memberikan HP untuk mereka.

"Kami pada hari ini (Selasa 4 Agustus 2020) sekitar tanggal 11.00 WIB datang ke rumah warga tersebut untuk memberikan sedikit bantuan," ujarnya.

Kata dia, bantuan yang diberikan adalah paket internet untuk anak-anak Zhaidil (50) agar lancar mengakses internet.

"Kami berikan bantuan berupa beras, mie instan satu kardus, telur, minyak goreng, ayam potong, dan uang tunai Rp 100 ribu untuk paket internet kebutuhan anak yang sedang sekolah," kata Iptu Nasirwan seraya menyerahkan bantuan yang diterima oleh Istri Zhaidil (50) di rumahnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved