Breaking News:

Seorang Pencari Rinuk Tenggelam di Danau Maninjau, Camat: Sempat Lambaikan Tangan Minta Tolong

Seorang warga yang sedang mencari rinuk meninggal dunia, akibat tenggelam di Danau Maninjau pada Sabtu (25/7/2020).

ISTIMEWA
Mayat seorang warga yang tenggelam saat menangkap rinuk di Danau Maninjau atau persinya di wilayah Jorong Tanjung Sani, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (25/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Seorang warga yang sedang mencari rinuk meninggal dunia, akibat tenggelam di Danau Maninjau pada Sabtu (25/7/2020).

Peristiwa tersebut terjadi di Jorong Tanjung Sani, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi mengatakan bahwa korban bernama Abdi Rahman Saleh (38) sempat meminta tolong kepada warga yang sedang lewat tak jauh dari lokasi kejadian.

"Peristiwa tersebut terjadi saat korban, warga Nagari Sungai Batang sedang mencari rinuk sendirian di daerah Tanjung Kamumun," kata Handria Asmi, Sabtu (25/7/2020).

Dijelaskannya, seorang warga bernana Yolrefli yang sedang kebetulan lewat melihat korban mejangkau keranjang atau tempat letak rinuk yang hanyut ke arah tengah.

"Saksi sempat melihat korban melambai-lambaikan tangannya untuk meminta tolong. Melihat hal itu, saksi memberitahukan kepada warga lainnya yang berjarak lima ratus meter," sebutnya.

Lansia 66 Tahun di Lima Puluh Kota Dilaporkan Tak Pulang, Petugas Gabungan Lakukan Pencarian

Rumah Petani di Padang Pariaman Ditimpa Pohon, Akibat Diterjang Angin Kencang

Selanjutnya, saksi bersama warga lainnya menuju ke arah korban untuk menolong menolong korban.

"Akan tetapi, sesampai di tempat korban, saksi tidak melihat korban di permukaan air," ujarnya.

Lantas, katanya dilakukan pencarian terhadap korban dan berhasil ditemukan pada pukul 12.05 WIB di lokasi korban tenggelam.

"Tadi, korban sempat dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan autopsi, selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," ujarnya.

Dikatakan, proses pencarian hingga evakuasi korban diikuti oleh BPBD Kabupaten Agam, TNI-Polri, Satpol PP dan Damkar, pemerintah Kecamatan, pihak Nagari, Tagana, TKSK Dinsos Agam, dan masyarakat.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved