Breaking News:

Rumah Petani di Padang Pariaman Ditimpa Pohon, Akibat Diterjang Angin Kencang

Pohon Tumbang Timpa Rumah di Padang Pariaman, BPBD Sebut Cuaca Ekstrem Sampai Agustus 2020

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.BPBD PADANG PARIAMAN
Petugas BPBD Padang Pariaman pada saat membersihkan batang kayu yang tumbang menimpa rumah warga di Korong Sungai Asam, Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2X11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (25/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Satu pohon tumbang menimpa rumah warga di Korong Sungai Asam, Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2X11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa  pada Sabtu (25/7/2020) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya mengatakan bahwa pohon tersebut tumbang akibat adanya angin kencang.

"Pohon tersebut menimpa rumah warga bernama Bustami (68) seorang petani," sebut Budi Mulya, Sabtu (25/7/2020).

Akibat adanya angin kencang dan kondisi pohon yang sudah lapuk, sehingga pohon tersebut tumbang menimpa rumah.

Berselang kemudian, Satgas TRC PB BPBD Kabupaten Padang Pariaman dan masyarakat setempat melakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang tersebut.

Hanya saja, dalam peristiwa tersebut tidak terlalu membuat kerusakan terhadap rumah, hanya merusak seng rumah.

"Akibatnya, penghuni rumah mengalami kerugian Rp 5 juta, dan untuk korban jiwa tidak ada dalam kejadian ini," sebut Budi Mulya.

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hari Ini, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Wilayah Sumbar

Peringatan Dini Hari Ini, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Pasaman Barat Provinsi Sumbar

Sebelumnya, perkiraan adanya cuaca ekstrem hingga Agustus 2020 mendatang, sehingga diminta kepada warga tetap waspada.

Utamanya, bagi mereka yang berdomisili di lereng perbukitan, daerah aliran sungai, pesisir pantai dan daerah dataran rendah.

"Hal itu untuk mengantisipasi risiko ancaman bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor dan abrasi pantai," sebut Budi Mulya.

Terkait kerawanan banjir ada di Kecamatan Nan Sabaris, Kecamatan 2 X 11 Enam Lingkung, Kecamatan Sungai Limau, Kecamatan Gasan, dan Ulakan Tapakis.

"Untuk wilayah rawan longsor berada di Kecamatan Sungai Limau, Kecamatan Sungai Geringging, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kecamatan Padang Sago, dan Kecamatan V Koto Timur," kata Budi Mulya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved