Breaking News:

Marc Marquez 'Terancam Gagal' Juarai MotoGP 2020, Ini Kata Bos Repsol Honda

Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, memberikan komentar soal pembalap andalannya, Marc Marquez seandainya dia gagal menjuarai MotoGP 2020.

Twitter.com/HRC_MotoGP
Marc Marquez menggunakan motor berwarna merah pada uji coba di Sirkuit Jerez, Senin (6/5/2019) tahun lalu. 

ADA kabar terbaru menyusul insiden yang menimpa Marc Marquez tatkala menjalani sesi balapan pada seri perdana MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol akhir pekan lalu.

Marc Marquez harus pulang dengan tangan hampa dan gagal membawa satu poin pun menyusul kecelakaan hebat yang membuat lengan kanannya mengalami cedera parah.

Akibatnya, Marc Marquez harus naik meja operasi guna membuat kondisinya membaik supaya bisa bersaing lagi dalam perburuan gelar juara dunia kelas utama musim ini.

Seperti yang diberitakan BolaSport.com sebelumnya, operasi yang dijalani rider berjuluk The Baby Alien itu berjalan sukses meski pada akhirnya dia harus absen pada seri kedua.

Marc Marquez akan melewatkan seri MotoGP Andalusia 2020 yang berlangsung pada hari Minggu (26/7/2020) nanti dan kemungkinan besar baru turun pada MotoGP Republik Ceska 2020.

Marc Marquez Bisa Jadi Absen 2 Seri Balap MotoGP 2020, Bagian Lengan Dihantam Ban Motor

AC Milan Pertahankan Stefano Pioli, Kembali Diikat Kontrak Hingga Tahun 2022

Hal tersebut tentu membuat peluang rider berusia 27 tahun tersebut untuk menjadi juara dunia kian bertambah berat saja mengingat hanya akan ada 13 seri saja pada MotoGP musim ini.

Tak ayal, situasi pelik ini membuat manajer Repsol Honda, Alberto Puig sedikit pusing karena timnya terancam menjadi tim medioker usai Alex Marquez belum terlalu menggigit.

Tentu situasi ini merupakan situasi yang rumit, namun sejujurnya saya akan memberi tahu Anda mengenai apapun yang terjadi nanti," kata Alberto Puig, dilansir BolaSport.com dari Tuttomotoriweb.

Alberto Puig mengatakan siapapun pembalap yang menjadi juara dunia musim ini akan merasa kurang lengkap karena Marc Marquez takkan tampil secara menyeluruh musim ini.

Pernyataan pria berusia 53 tahun tersebut cukup beralasan karena dalam beberapa musim terakhir, Marc Marquez selalu menjadi daftar teratas pembalap yang harus dikalahkan.

"Jika Marc Marquez tidak bisa menjadi juara dunia musim ini, saya tidak berpikir siapa yang akan mendapatkan gelar itu akan merasa puas," ucapnya.

"Hal itu karena mereka tahu bahwa pembalap nomor satu tidak bisa mengikuti dan turun pada semua seri musim ini secara menyeluruh," kata Alberto Puig mengakhiri.

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com berjudul; Kata Bos Repsol Honda Seandainya Marc Marquez Gagal Juarai MotoGP 2020 

Editor: Emil Mahmud
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved