Corona Sumbar
Update Pasien Covid-19 di Sumbar yang Sembuh Bertambah 7, Pasien Positif Tersisa 96 Orang
Jumlah pasien positif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar), yang dinyatakan sembuh bertambah. Jasman Rizal mengungkapkan 7 pasien dinyatakan negatif
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jumlah pasien positif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar), yang dinyatakan sembuh bertambah.
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengumumkan, 7 pasien yang sudah dinyatakan negatif virus corona, Selasa (21/7/2020).
"Sembuh bertambah 7 orang, sehingga total sembuh 707 orang," kata Jasman Rizal.
Sampai saat ini menurut Jasman Rizal, jumlah pasien positif kini tinggal menyisakan 96 orang.
Rinciannya, dirawat di berbagai rumah sakit 45 orang (5,4 persen) dan isolasi mandiri 34 orang (4,1 persen).
• UPDATE Corona Sumbar 21 Juli 2020: Tambah 8, Total jadi 836 Kasus Positif Covid-19
• Soal Vaksin Corona Luar Negeri untuk Indonesia, Eijkman: Digunakan Kebutuhan Jangka Pendek
Kemudian, yang isolasi di BPSDM 17 orang (2 persen), sedangkan yang meninggal dunia 33 orang (3,9 persen).
Jasman Rizal kemudian merincikan 7 orang tambahan warga Sumbar yang sembuh dari corona hari ini:
1. Perempuan 59 tahun, warga Piai Tangah Kota Padang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
2. Perempuan 39 tahun, warga Ulak Karang Utara, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
3. Perempuan 37 tahun, warga Ulak Karang Utara, starus IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
4. Perempuan 18 tahun, warga Ulak Karang Utara, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
5. Laki-laki 21 tahun, warga Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung, terinfeksi karena sebagai Santri Temboro, pulang dari Jawa Timur tanggal 18 April 2020, pasien RSUD Rasidin Padang.
6. Laki-laki 36 tahun, warga Andalas Kota Padang, pekerjaan wiraswasta, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Karantina BPSDM.
7. Laki-laki 24 tahun, warga Gantiang Parak Gadang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Karantina BPSDM. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/kepala-biro-humas-setdaprov-sumbar-jasman-rizal-oke.jpg)