INFO BMKG
BMKG Maritim Teluk Bayur, Peringatan Gelombang Tinggi Hingga 1.50 M di Perairan Sumbar
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberap
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (12/7/2020).
Peringatan yang dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur pada Minggu 12 Juli 2020 dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Senin 13 Juli 2020 pukul 07.00 WIB.
Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji saat dihubungi TribunPadang.com menyebutkan adanya potensi gelombang dengan tinggi 0.75 - 1.50 meter di daerah Perairan Pesisir Barat Kabupaten Pasaman Barat hingga Pesisir Barat Kabupaten Pesisir Selatan.
Ia juga mengatakan waspada terhadap potensi gelombang dengan tinggi 2.00 - 4.00 meter di daerah perairan Pesisir Barat Bengkulu.
• BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hari Ini, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Daerah Sumbar
• Cikal Bakal Bank Sampah Tuah Basamo di Pasaman Barat Sumbar, Bermula dari Becak hingga Mobil
• Bank Sampah Tuah Basamo Olah Sampah Organik, Disulap Jadi Pengharum Ruangan
Budi Iman Samiaji juga menyebutkan waspada adanya potensi gelombang dengan tinggi 3.00 - 6.00 meter di daerah perairan barat Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Selatan, serta pulau Enggano.
"Waspada potensi gelombang dengan tinggi 4.00 - 6.00 meter diperkirakan akan terjadi di daerah Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu," kata Budi Iman Samiaji, Minggu (12/7/2020).
Selain gelombang, Budi Iman Samiaji juga menyebutkan prakiraan Pasang Surut di Teluk Bayur pada Minggu 12 Juli 2020 dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Senin 13 Juli 2020 pukul 07.00 WIB.
"Diprediksi terjadinya pasang dengan ketinggian 0.9 meter pukul 23.00 WIB, dan surut sekitar 0.5 meter sekitar pukul 19.00 WIB pada hari ini (Minggu)," kata Budi Iman Samiaji.
Pihaknya berharap untuk mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter untuk perahu nelayan.
"Waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," tutup Budi Iman Samiaji.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pasang-gelmbg.jpg)