Breaking News:

Selidiki Dugaan Kasus Tabrak Lari di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Polisi Butuh Rekaman CCTV

Hingga saat ini pihak kepolisian kesulitan dalam melakukan penyelidikan terkait dugaan tabrak lari yang terjadi di Padang

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Ilustrasi: CCTV 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga saat ini pihak kepolisian kesulitan dalam melakukan penyelidikan terkait dugaan tabrak lari yang terjadi di Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar).

Pasalnya, pihak kepolisian terkendala lantaran tidak adanya rekaman Closed Circuit Television atau CCTV terkait insiden diduga tabrak lari tersebut.

Sebelumnya, dikabarkan seorang pria umur 63 tahun dilaporkan meninggal dunia dalam keadaan tergeletak di dekat kendataannya.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Padang-Bukittinggi tepatnya di Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (10/7/2020).

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Saherman mengatakan korban datang dari arah Padang Panjang menuju Bukittinggi.

Diduga Korban Tabrak Lari, Pria 63 Tahun Ditemukan Tewas Tergeletak di Jalan Padang - Bukittinggi

Namun, sesampai di tempat kejadian, korban diduga ditabrak oleh kendaraan lain yang belum diketahui.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan, kami memang mengalami kesulitan mencari tahu kendaraan yang menabrak korban," kata Suherman.

Sejauh ini, pihaknya mengalami kesulitan karena tidak adanya saksi atau masyarakat yang melihat pada saat peristiwa tersebut terjadi.

"CCTV juga tidak ada di lokasi kejadian tersebut, itulah kesulitan kami pada saat ini," ujarnya.

Namun, pihaknya sedang berupaya untuk memcari titik terang atas kejadian dugaan tabrak lari tersebut.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved