Breaking News:

Corona Sumbar

11 Ribu Orang Berpenyakit Bawaan Rentan Tertular Covid-19 di Padang, Dinkes Siapkan Telemedicine

Terdata sebanyak 11 ribu orang yang memiliki penyakit bawaan rentan tertular Covid-19 di Padang, Sumbar.

TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Kepala Dinas Kesehatan Padang, Feri Mulyani 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferimulyani mengatakan, saat ini sudah terdata sebanyak 11 ribu orang yang memiliki penyakit bawaan rentan tertular Covid-19 di Padang, Sumbar.

Menurutnya, beberapa upaya sudah dilakukan untuk menata agar orang yang berpenyakit bawaan ini tidak tertular Covid-19.

"Untuk penyakit bawaan, kita di Padang sudah mendata lebih kurang 11 ribu orang dengan penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung, diabetes dan lainnya," kata Ferimulyani, Rabu (1/7/2020).

Data Tambahan Kasus Positif Corona Sumbar Dikoreksi: 13 Padang, 2 Padang Pariaman, 1 Bukittinggi

Ia menambahkan, untuk menata orang berpenyakit bawaan ini dilakukan berupa layanan Telemedicine.

Apabila habis obat, pukesmas akan berdialog dengan orang berpenyakit bawaan ini, sehingga mengurangi interaksi dengan orang lain.

"Misalnya dengan tidak meminta orang yang bersangkutan datang ke pukesmas ketika obatnya habis," ungkapnya.

Ia menambahakan, untuk kelompok rentan lainnya seperti bayi, balita dan ibu hamil, layanannya dilakukan melalui aplikasi Ayo Cegah Stunting.

Pemprov Sebut 14, Pemko Bilang 13 Tambahan Positif Covid-19 di Padang, Mana yang Benar?

Aplikasi ini bagian inovasi Pukesmas Andalas, untuk mengetahui perkembangan tumbuh bayi dan ibu hamil.

"Sehingga tidak perlu kontak dengan petugas kesehatan, cukup unduh aplikasinya melalui Play Store," ujarnya.

"Kemudian sudah bisa berkomunikasi dengan tenaga kesehatan dan bisa dilanjutkan dengan WhatsApp," ungkapnya.

Ia menambahkan, apabila orang yang rentan memang harus dibawa ke pukesmas, maka layanan pukesmas juga sudah disiapkan.

VIRAL Video Gadis ABG di Padang Dihajar di Tengah Lapangan, Korban Dibuat hingga Bersujud

Layanan untuk orang berpenyakit menular dengan tidak menular sudah dipisah di semua pukesmas di Padang.

"Kalau ada risiko dan harus dirawat barulah pasien tadi datang ke pukesmas untuk pemeriksaan."

"Lalu, di pukesmas sendiri kita sudah bagi, ada pasien yang datang dengan infeksi dan pasien dengan bukan infeksi," ujarnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved