Komplotan Pencuri Laptop di Padang Ditangkap Polsek Lubeg, Terungkap Setelah Penadah Jual Online

Tiga orang komplotan pencuri laptop diamankan Polsek Lubuk Begalung, Padang. Pelaku diamankan pihak kepolisian berdasarkan laporan polisi.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Lucky Business
Ilustrasi maling 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tiga orang komplotan pencuri laptop diamankan Polsek Lubuk Begalung, Padang.

Pelaku diamankan pihak kepolisian berdasarkan laporan polisi nomor LP/ 123-B/VI/2020/Sektor Lubeg.

Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Andi Parningotan Lorena mengatakan, aksi pencurian itu dilakukan pada 18 Juni 2020 lalu.

Maju Pilgub Sumbar 2020, Faldo-Febby Masih Kurang 10 Kursi, Ini Langkah Faldo Setelah Deklarasi

"Pelaku diduga melakukan pencurian di sebuah rumah kontrakan, dan ternyata rumah kontrakan tersebut milik kakak pelaku utama," katanya, Kamis (25/6/2020).

Setelah itu, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Lubuk Begalung (Lubeg).

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa yang melakukan pencurian tersebut adalah Yulfizal (46).

Namun, pihak kepolisian terlebih dahulu mengamankan penadahnya bernama Iqbal Suhendra (25) pada Selasa (23/6/2020).

Para Satpol PP Cantik di Padang Turun ke Pasar, Emak-emak Jualan Sayur Dipasangi Masker

"Laptop tersebut dalam penguasaan Iqbal Suhendra (25), lalu dijual secara online. Dari postingan tersebut kami berpura-pura menjadi pembeli," katanya.

Setelah berpura-pura menjadi pembeli, tim Opsnal Polsek Lubeg berjanji bertemu dengan Iqbal (25) di sebuah rumah di Jalan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.

"Dari Iqbal ini kita dapatkan informasi dua pelaku lainnya bernama Imam Rakes Nuriman (22) dan Yulfizal alias Gomok (46)," sebutnya.

Pihaknya berhasil mengamankan keduanya, dan dari keterangan pelaku diketahui kalau Iqbal Suhendra membeli laptop hasil curian.

Mujur Pilkada Ditunda Gegara Corona, Bikin Faldo Maldini Cukup Umur Maju di Pilgub Sumbar

"Untuk membayar laptop hasil curian, Iqbal memberikan uang Rp 300 ribu serta diduga narkoba jenis sabu," sebutnya.

Sedangkan pelaku bernama Imam Rakes adalah yang mencarikan siapa yang akan membeli laptop tersebut.

"Dan dapatlah yang membeli yaitu Iqbal. Tapi Iqbal menukarnya dengan uang Rp 300 ribu dan sabu," katanya.

Andi menyebutkan, narkoba jenis sabu tersebut dipakai oleh Imam dan Gomok.

Barang bukti yang diamankan yaitu satu unit laptop merek Acer warna hitam lengkap dengan carger, satu unit obeng tespen dan pakaian saat pelaku beraksi.

"Sementara untuk ketiga pelaku diancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUH Pidana," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved