BMKG Minta Waspadai Banjir Rob dan Gelombang, Abrasi Ancam Pesisir Pantai di Sumbar

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengimbau agar waspadai gelombang di wilay

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Ilustrasi: Kondisi Pantai Pasir Jambak Padang, Rabu (27/5/2020). Sejumlah pohon pinus juga terlihat tumbang akibat abrasi pantai. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengimbau agar waspadai gelombang di wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar) saat dilewati gerhana.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji mengatakan berdasarkan kalender astronomi tanggal 21 Juni 2020 merupakan bulan penuh.

"Berdasarkan informasi pasang dari dishidros bernilai 1,3 - 1,4 meter pada tanggal 20 - 22 Juni 2020 pukul 06.00-09.00 WIB," kata Budi Iman Samiaji saat dihubungi TribunPadang.com, Jumat (19/6/2020).

Informasi gelombang laut di pesisir pantai Sumatera Barat maksimum 1,5 meter atau kategori sedang.

Prakiraan Gelombang Perairan Sumbar, Potensi Gelombang hingga 1.5 Meter di Pasbar dan Pessel

8 Kali Gempa Mengguncang Sumbar Sepekan Terakhir, Getaran Dirasakan di Painan hingga Padang

"Kondisi angin di pesisir pantai relatif normal 2 - 10 knots, dan dari paparan di atas perlu diwaspadai potensi hampasan gelombang laut (ombak) ke daratan dapat menimbulkan abrasi," ujarnya.

Selain itu, juga akan berpotensi terjadinya banjir Rob, dan masyarakat yang beraktifitas di pinggir pantai agar lebih berhati-hati.

"Diharapkan, masyarakat untuk tidak berenang di pinggir pantai," kata Budi Iman Samiaji. 

Peringatan Gelombang Tinggi

BMKG Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat, Jumat (19/6/2020).

Peringatan yang dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur pada Jumat 19 Juni 2020 dari pukul 19.00 WIB hingga Sabtu 20 Juni 2020 pukul 07.00 WIB.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji menyebutkan adanya potensi gelombang dengan tinggi 0.50 - 1.50 meter di daerah Perairan Pesisir Barat Kabupaten Pasaman Barat  (Pasbar) hingga Pesisir Barat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Menurutnya, waspada terhadap potensi gelombang dengan tinggi 1.50 - 3.00 meter di daerah perairan Pesisir Barat Bengkulu.

Peringatan Gelombang Tinggi Perairan di Sumbar, Potensi Gelombang hingga 1 Meter di Pasbar & Pessel

Peringatan BMKG 15 Juni 2020 di Sumbar: Waspada Gelombang Tinggi hingga 5 Meter di Mentawai

Budi Iman Samiaji juga menyebutkan waspada adanya potensi gelombang dengan tinggi 2.00 - 3.50 meter di daerah perairan barat Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Selatan, serta pulau Enggano.

"Waspada potensi gelombang dengan tinggi 3.50 - 4.00 meter diperkirakan akan terjadi di daerah Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu," kata Budi Iman Samiaji saat dihubungi TribunPadang.com, Jumat (19/62020).

Selain gelombang, Budi Iman Samiaji juga menyebutkan prakiraan Pasang Surut di Teluk Bayur pada Jumat 19 Juni 2020 dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Sabtu 20 Juni 2020 pukul 07.00 WIB.

"Diprediksi terjadinya pasang dengan ketinggian 1.2 meter pukul 05.00 WIB pada Sabtu (12/6/2020), dan surut sekitar 0.3 meter sekitar pukul 22.00 WIB pada hari ini," katanya.

Ia juga berharap untuk mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter untuk perahu nelayan.

"Waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved