Laka Kerja Jembatan Sikabu

Soal Kecelakaan Kerja di Jembatan Sikabu Padang Pariaman, Ini Penjelasan Bupati Ali Mukhni

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengungkap kronologi dan penyebab kecelakaan kerja di Jembatan Sikabu yang berada di Kecamatan L

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengungkap kronologi dan penyebab kecelakaan kerja di Jembatan Sikabu yang berada di Kecamatan Lubuak Alung, Kabupaten Padangpariaman.

Ali Mukhni mengatakan ada lima pekerja yang mengerjakan perbaikan jembatan Sikabu tersebut.

Satu orang di antaranya meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan besi jembatan.

"Kami tadi malam di rumah sakit (RS) hingga pukul 03.00 WIB dini hari. Secara teknis, informasi dari direktur perusahaan, itu sebetulnya pekerja sudah dilarang untuk mengerjakan proyek," jelas Ali Mukhni.

Tapi sebanyak lima pekerja tetap masih ingin bekerja dan kurang mengindahkan saran dari direktur perusahaan hingga terjadilah peristiwa pada Selasa pukul 16.30 WIB lalu.

Penjelasan dari pihak keluarga yang berada di RS Lubuk Alung dan RSUD Padang Pariaman di Parit Malintang, jawaban hampir sama.

Jembatan Sikabu Padang Pariaman Ambruk, Pekerja Alami Kecelakaan Saat Lakukan Perbaikan

KRONOLOGI Jembatan Sikabu Padang Pariaman Ambruk, 5 Pekerja jadi Korban, 1 di Antaranya Tewas

Jembatan Sikabu Padang Pariaman Ambruk, Pekerja Alami Kecelakaan Saat Lakukan Perbaikan

Tadi malam info pimpinan puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat, kata Ali Mukhni, pihak perusahaan bertanggung jawab hingga selesai pemakaman.

Bahkan pihak perusahaan menyewa ambulans sekitar Rp10 juta untuk mengantar korban dan keluarga yang berasal dari Padang Sidempuan Utara.

"Alhamdulillah, pihak perusahaan bermurah hati.  Setelah jenazah diberangkatkan, saya langsung menuju rumah sakit."

"Di rumah sakit ada sebanyak tiga orang korban, satu sedang dioperasi."

"Dua lainnya masih bisa diajak ngomong. Itupun saya bilang ke perusahaan, tanggung jawab kalau yang tidak punya BPJS dan tolong semua dituntaskan. Perusahaan saya lihat kepeduliannya cukup tinggi," kata Ali Mukhni.

Berdasarkan penuturan keluarga korban, kata Ali Mukhni, penyebab kecelakaan kerja itu adalah baut-baut jembatan banyak yang tidak berfungsi.

Anggaran Tersedia

Sejauh ini lanjutnya, kondisi jembatan itu lebih kurang selama 2,5 tahun putus dan menunggu masanya untuk ambruk.

Ali Mukhni mengatakan, memang jembatan tersebut merupakan salah satu jalan alternatif menuju stadion utama Sumbar.

Dikatakan, untuk anggaran untuk pembangunan jembatan Sikabu hingga kini telah tersedia.

"Besaran dana yang dikucurkan yakni sesuai dengan proposal yang diajukan oleh Pemda Padangpariaman senilai Rp 25 miliar," ungkap Ali Mukhni. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved