Berita Sumatera Barat

INFO BMKG Maritim Teluk Bayur: Potensi Gelombang hingga 4 Meter di Perairan Kepulauan Mentawai

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Su

Kompas.com
Ilustrasi: Gelombang Tinggi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat, Kamis (14/5/2020).

Peringatan tersebut dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur pada Kamis (14/5/2020) dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Jumat (15/5/2020) pukul 07.00 WIB.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji saat dihubungi TribunPadang.com menjelaskan adanya potensi gelombang dengan tinggi 0.30 - 1.00 meter di daerah Perairan Pesisir Barat Kabupaten Pasaman Barat hingga Pesisir Barat Kabupaten Pesisir Selatan.

Ia juga mengatakan waspada terhadap potensi gelombang dengan tinggi 0.50 - 1.50 meter di daerah perairan Pesisir Barat Bengkulu.

Satu ASN Positif Covid-19, Kantor Inspektorat Pemko Padang untuk Sementara Ditutup

Kepala Puskesmas Padang Pasir: ASN Inspektorat Pemko Padang Kondisi Sehat, Status OTG

Budi Iman Samiaji juga menyebutkan waspada adanya potensi gelombang dengan tinggi 2.00 - 3.00 meter di daerah perairan barat Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Selatan, serta pulau Enggano.

"Waspada potensi gelombang dengan tinggi 2.00 - 4.00 meter diperkirakan akan terjadi di daerah Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu," katanya, Kamis (14/5/2020).

Selain gelombang, Budi Iman Samiaji juga menyebutkan prakiraan Pasang Surut di Teluk Bayur pada Kamis (14/5/2020) dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Jumat (15/5/2020) pukul 07.00 WIB.

"Diprediksi terjadinya pasang dengan ketinggian 0.7 meter pukul 20.00 WIB hari ini, dan surut sekitar 0.5 meter sekitar pukul 02.00 WIB pada Jumat (15/5/2020)," katanya.

Ia juga berharap untuk mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter untuk perahu nelayan.

"Diprediksi adanya ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," tutupnya.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved